Monday, 11 September 2017

CERITA PENDEK (CERPEN) “MENGGAPAI MIMPI”


Semua orang pasti berharap cita-cita dapat terwujud. Cita-cita yang diraih pasti berbeda-beda. Salah satunya ingin menjadi pemain sepak bola professional, dia lah Aveiro. Aveiro ingin sekali menjadi pemain sepak bola profesional seperti sang idolanya, yaitu Cristiano Ronaldo. Mungkin di dunia ini tak heran lagi dengan nama Cristiano Ronaldo. Ronaldo juga dikenal dengan nama CR7. Kemahirannya dalam memainkan sepak bola memuat penggemar sepak bola di dunia mengidolakannya.
 
CERITA PENDEK (CERPEN) “MENGGAPAI MIMPI”
CERITA PENDEK (CERPEN) “MENGGAPAI MIMPI”
Aveiro pun rajin berlatih sepak bola, yaitu ketika pulang sekolah pada sore hari. Dia selalu ingin tahu tentang trik dalam sepak bola. Pada suatu sore hari, ketika sedang latihan dia bertanya kepada sang pelatih. “Apa yang harus dilakukan agar cita-cita kita tercapai.” Sang pelatih pun menjawab “Kamu harus giat berlatih dan sungguh-sungguh.” Aveiro pun dengan tegas menjawab “Gitu ya pak, kalau begitu saya akan lebih giat dalam berlatih sepak bola.” Aveiro dan rekan timnya sangat rajin berlatih. Tim Aveiro cukup tangguh, hingga disegani banyak tim musuh. Macan Kenap FC adalah nama timnya, atau sering dikenal MKFC. Pada suatu kompetisi yang bergengsi yaitu Piala Dunia Antar Klub, tim MKFC dipanggil untuk mewakili Negara Indonesia. Mereka semua tak menyangka dengan hal ini. Negara Indonesia pun ikut bangga dengan adanya tim yang mengikuti Piala Dunia tersebut.

Mereka harus berjuang keras, karena tim yang mengikuti Piala Dunia ini bukanlah tim yang biasa-biasa saja, tetapi tim yang sudah sangat bagus. Antara lain yaitu Real Madrid, Juventus, Manchester City, Bayern Munchen, dan yang lainnya. Mereka akan bermain pada tanggal 6 Juni mendatang. Mereka akan bertemu wakil dari Inggris, yaitu Liverpool FC. Semua orang siap dengan pertandingan pertama mereka. Pada 1 Juni kami semua, 18 pemain, 1 pelatih dan 1 asistennya, Langsung menaiki pesawat menuju Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol. Di dalam pesawat, kami berdiskusi untuk pertandingan pertama kami. Kami berdiskusi tentang siapa kaptennya? Dan apa formasi yang akan diterapkan. Setelah selesai diskusi, akhirnya yang menjadi kapten adalah Santos, dan formasinya 4-4-2. Pada 4 Juni kami latihan teknik di daerah lapangan Santiago Bernabeu. Waktu pun tiba tanggal 6 Juni, para pemain inti Aveiro dan yang lainnya pun bersiap-siap untuk pertandingan pertamanya.

Sekitar 10.000 penonton menyaksikan pertandingan kami, yang membuat para pemain demam lapangan. Pertandingan berlangsung dengan seru. Pada menit ke 16 gawang kami hampir saja kemasukan. Untung saja keeper kami dapat menepis tendangan dari Firmino yang sangat keras dan menuju ke pojok kanan bawah. Tim kami tak mau kalah, menit ke 39 umpan tarik dari Santos, sang kapten, diumpan ke dekat tiang gawang, kemudian Namreh sang pemain tengah menyundul dengan arah yang akurat, keeper musuh tak mampu menahan bola tersebut. Tim kami menang 1-0. Babak pertama selesai. Babak kedua dimulai, Aveiro dan kawan-kawan lebih bersemangat. Kapten tim musuh melakukan hell kick flick pada Jhon bek MKFC yang langsung tergocek, dia langsung menendang rendah kearah kiri gawang menjebol gawang tim kami. Skor 1-1 pada menit ke-83. Pada menit 91, hanya tinggal 2 menit lagi, Aveiro melakukan el elastiso pada kapten tim musuh yang segera saja tergocek jatuh, gawang kosong, Aveiro pun dengan mudah memasukan bolanya ke gawang. Peluit bunyi, tanda berakhirnya babak kedua. Tim kami menang 2-1.

Pada pertandingan kedua kami melawan tim yang sudah banyak sekali piala diraih tim tersebut, yaitu Juventus. Ini pertandingan yang sulit bagi tim MKFC. Setelah kick off, tim Juventus dipermalukan tim kami dengan gol yang sangat cepat di Piala Dunia itu. Hanya 17 detik kami sudah lebih unggul. Yang mencetak adalah Achong yang di beri umpan oleh Lutfi. Pada menit ke 43, Azmii, keeper tim MKFC menepis bola yang melayang keras keatas gawangnya. Babak pertama selesai.

Babak kedua dimulai dengan kick off dari tim Kami. Andi berlari kencang, segera aku mengumpan bola kepadanya, langsung kuberikan bola passing tinggi kepaadanya. Lalu Andi melakukan volley kencang, membuat bola mengenai tiang atas dan masuk kedalam gawang. Pertandingan pun selesai.

Semifinal pertandingan yang mengkhawatirkan, melawan Barcelona. Tim MKFC kejebol pada menit ke-40. Pada menit ke-80 tim kami mendapat hadiah penalti. Yang menendang adalah Namreh, sangat mudah baginya untuk mencetak goll. Sampai laga selesai skor tidak berubah 1—1. Tim kami pun harus menerima adu penalti. Tim kami akhirnya menang tipis dengan skor 5-4. Tim MKFC akhirnya masuk final. Final pada tanggal 7 Juli melawan sang tuan rumah, Real Madrid CF, tim yang legendaris. Kami senang sampai bisa masuk final. Apalagi saya bisa bertemu dengan sang idola, Cristiano Ronaldo, bisa bermain bareng, walaupun itu musuh. Kami menyiapkan pertandingan final tersebut semaksimal mungkin. Pertandingan pun segera dimulai. Jantung kami berdebar-debar dengan adanya teriakan penonton.Lebih dari 10.000 penonton berteriak.


Sebelum dimulai, kami dari tim masing-masing menyanyikan lagu kebangsaan, yaitu Indonesia Raya, lagu kebangsaan Indonesia dan kebangsaan Spanyol. Pada menit awal sampai menit ke-15, pertandingan berlangsung dengan sengit. Pada menit ke-27 Gareth Bale sang pemain Real Madrid berlari kencang membawa bola, bek kami terlewatkan satu per satu. Kemudian dia mengumpan kepada Benzema, Benzema langsung menyundul dengan keras, keeper tim kami, Azmii, tidak bisa bergerak sedikit pun untuk menjangkau bola tersebut. Dan akhirnya tim kami tertinggal 1-0. Babak pertama berlalu.Pada babak kedua menit ke-46 Aveiro menggiring dengan skill yang memukau dan langsung menendang dari luar kotak penalty menuju pojok kiri gawang. Kiko Casilla, keeper Real Madrid tak mampu menepis bola tersebut sampai ia terjatuh. Akhirnya skor 1-1.Pada menit ke-89. Isco mengumpan terobosan kepada Cristiano Ronaldo. Ronaldo langsung menggiring sendirian, bek kami masih ada satu yaitu Jhon. Namun dengan skill Ronaldo yang luar biasa, dengan mudahnya Jhon terlewatkan.Ronaldo akhirnya menjebol gawang kami. “Priit..Priit..”,pertandingan selesai. Akhirnya tim kami harus menerima kenyataan ini. Kami semua menangis dengan hal ini.


Pembagian piala dimulai, piala emas tersebut harus kami relakan kepada Real Madrid. Pembagian piala lainnya adalah pembagian Piala Top Scorrer yang diberikan kepada Cristiano Ronaldo, sang mega bintang Real Madrid. Ronaldo memang sangat penting bagi timnya. Piala lainnya yaitu Piala Man Of The Match, yang tak menyangka piala itu jatuh ketangan Aveiro. Walaupun saya sudah mendapatkan piala tersebut, tetapi tim kami tak mampu untuk mendapatkan piala yang kita harapkan. Kemudian pelatih kami menghibur kami semua “Apa artinya kemenangan bagi kalian?”, tanyanya. Kami menjawab “Mencapai piala emas yang kita harapkan”. “Nah, apa mencapai Final ini sudah menjadi keinginan dan kebanggaan kalian?”.Aveiro menjawab, “Ya, kami semua sudah bangga sudah sampai masuk final”. Kami serentak berbicara, “Mulai sekarang kami tak sedih lagi dengan hasil ini, kami sudah bangga.” Mereka pun segera untuk kembali ke Negara Indonesia. Walaupun mereka kalah, bangsa ini sudah bangga dengan usaha mereka. Kemudian di koran Negara kami “MKFC bermain sangat indah di Piala Dunia”. Ya kami semua puas dengan hasil ini dan usaha kami.

No comments:

Post a Comment