Tuesday, 16 May 2017

Sistem Satuan Internasional (SI)


Penggunaan sistem satuan yang beragam menimbulkan kesukaran-kesukaran. Misalnya, untuk suatu besaran saja harus dibuat atau digunakan alat ukur yang bermacam-macam bentuk dan skala pengukurannya. Kesukaran lainnya ketika kita harus beralih dari satu sistem satuan ke sistem satuan lainnya, maka kita harus mengkonversikan satuan-satuan itu. Kesukaran-kesukaran tersebut dapat berakibat mengganggu kelancaran kerja sama antarbangsa dalam penggunaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 
Sistem Satuan Internasional (SI)
Sistem Satuan Internasional (SI)

Kesukaran-kesukaran itu akan tidak ada jika digunakan satu sistem satuan saja secara seragam. Menyadari hal tersebut maka pada tahun 1960 dalam konferensi CGPM (Conference Generale des Poids et Measures), para ilmuwan meresmikan suatu sistem satuan untuk dipakai secara internasional. Sistem satuan ini disebut Sistem Satuan Internasional (System Internationale d’United) disingkat SI. Sistem ini diadopsi dan dikembangkan dari sistem satuan metric dinamis besar atau sering disebut sistem MKS (Meter-Kilogram-sekon). Selanjutnya , sistem SI inilah yang akan lebih banyak dipakai dalam pelajara fisika ini.   

No comments:

Post a Comment