Tuesday, 9 May 2017

Konsep, Hukum, dan Teori dalam Fisika



Konsep, Hukum, dan Teori dalam Fisika adalah sebuah artikel yang bermanfaat bagi yang ingin mendalami ilmu fisika. Fisika sangat penting dalam sebuah kehidupan. Baiklah kita sekarang akan membahas tentang konsep, hukum, dan teori dalam fisika.
 
Konsep, Hukum, dan Teori dalam Fisika
Konsep, Hukum, dan Teori dalam Fisika


Kita akan membahas yang pertama dulu yaitu tentang konsep. Konsep yang dimaksud di sini adalah pengertian sesuatu. Konsep-konsep khas fisika disebut konsep fisika. Beberapa contoh konsep fisika antara lain adalah suhu, kecepatan, gaya, momentum, arus listrik, medan magnet, dan sebagainya.

Sekarang kita membahas yang kedua yaitu tentang hukum. Hukum dalam IPA merupakan pernyataan tentang perangai sesuatu yang sering juga disebut hukum ilmiah, azas, atau prinsip. Misalnya hukum Boyle menyatakan perangai gas pada suhu tetap; mengecilnya volume gas akan disertai oleh membesarnya tekanan gas itu. Hukum ohm menyatakan perangai arus listrik pada suatu penghantar; semakin besar tengangan, makin besar arus yang mengalir pada penghantar.

Hukum ilmiah sesungguhnya merupakan hubungan antara beberapa konsep. Misalnya hukum boyle menyatakan hubungan antara konsep tekanan dan konsep volume. Hukum ohm menyatakan hubungan antara konsep kuat arus dan konsep tegangan listrik. Demikian pula halnya hukum-hukm fisika yang lainnya.

Sekarang kita membahas yang ketiga yaitu teori. Teori adalah penjelasan tentang kejadian-kejadian alamiah yang teramati, yang berkaitan satu sama lain. Misalnya adalah teori partikel dibuat untuk menjelaskan adanya tiga wujud zat (yaitu padat, cair, dan gas) dan teori gelombang elektromagnetik menjelaskan bahwa setiap arus listrik yang berubah-ubah besar atau arahnya memancarkan suatu jenis gelombang (yang kemudian disebut gelombang elektromagnetik).


Suatu teori sering disertai model. Model adalah perumpamaan atau penggambaran yang logis (masuk akal) tentang sesuatu. Misalnya dalam teori atom, atom digambarkan sebagai benda bulat yang dikelilingi oleh satu atau lebih elektron, seperti matahari dikelilingi oleh planet-planet. Model atom tersebut tidak mungkin dapat dibuktikan kebenarannya atau kesalahannya secara pengamatan. Tetapi model itu dapat diterima selama ia dapat digunakan untuk menjelaskan banyak hal yang berhubungan dengan model itu. Bila suatu model tidak dapat digunakan lagi untuk menjelaskan sesuatu yang berhubungan dengan model itu, maka model itu harus diperbaiki atau diubah.    


No comments:

Post a Comment