Friday, 9 December 2016

Pengukuran Tunggal dengan Mikrometer Sekrup


Pengukuran Tunggal dengan Mikrometer Sekrup adalah sebuah artikel kelanjutan artikel sebelumnya yaitu artikel yang berjudul Pengukuran Tunggal dengan Jangka Sorong. Pengukuran Tunggal dengan Mikrometer Sekrup penting untuk kita pelajari, sebab jika kita menggunakan mikrometer sekrup dalam mengukur suatu benda maka hasilnya akan lebih teliti dan akurat.
 
Pengukuran Tunggal dengan Mikrometer Sekrup
Pengukuran Tunggal dengan Mikrometer Sekrup
Mungkin kita sudah tahu semua bahwa ketidakpastian dalam mikrometer sekrup ialah Δx = 0,0005 cm atau dapat juga kita tuliskan Δx = 0,005 mm. Contohnya, kita mengukur tebalnya sebuah keping logam.

Cara kita menentukan suatu hasil pengukuran ketebalan (t), ialah sebagai berikut:

Langkah pertama yaitu kita harus memperhatikan garis skala utama yang paling dekat dengan tepi selubung luar. Misalnya kita ambil contoh bahwa pada garis skala utama tersebut ialah 4,5 mm lebih.

Langkah kedua yaitu kita harus memperhatikan garis mendatar pada selubung luar yang saling berimpit dengan garis yang mendatar pada skala utama itu. Kita ambil contoh misalnya garis mendatar itu ialah garis ke empat puluh tujuh. Itu berarti, X = 4,5 mm + 47 x 0,01 mm = 4,97 mm (dua desimal).

Dikarenakan ΔX = 0,005 mm (tiga desimal), maka sebaiknya Xo dinyatakan dengan tiga desimal. Sebab kita tidak perlu menaksir lagi, maka untuk angka ke empatnya ialah 0, sehingga dapat kita tuliskan Xo = 4,970 mm. Jadi dapat kita simpulkan bahwa hasil pengukuran benda dengan menggunakan micrometer sekrup dapat kita laporkan sebagai berikut:
Tebal      t = Xo ± ΔX
              t = (4,970 ± 0,005) mm


Untuk Meanjutkan artikel ini silahkan membaca artikel Pengukuran Berulang.


No comments:

Post a Comment