Tuesday, 22 November 2016

Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup untuk Alat Mengukur Panjang

Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup untuk Alat Mengukur Panjang adalah sebuah judul artikel yang mana artikel ini adalah artikel kelanjutan dari artikel yang sebelumnya yang berjudul Alat Ukur Panjang dan Keteletiannya dalam Ilmu Fisika. Jadi sebaiknya anda membaca artikel sebelumnya yang judulya ini: “Alat Ukur Panjang dan Keteletiannya dalam Ilmu Fisika.”
 
Jangka Sorong untuk Alat Mengukur Panjang
Jangka Sorong untuk Alat Mengukur Panjang 
Baiklah sekarang kita akan membahas Jangka Sorong terlebih dahulu. Pada umumnya jangka sorong dipergunakan sebagai alat untuk mengukur diameter dalam sebuah benda, contohnya diameter pada cincin. Pada jangka sorong juga bisa digunakan untuk mengukur diameter luar pada sebuah benda, contohnya diameter pada kelereng.

Pada jangka sorong itu terdiri dari dua bagian yaitu rahang geser dan rahang tetap. Pada alat jangka sorong juga ternyata terdiri dari dua skala yaitu nonius atau vernier dan skala utama. Sepuluh skala nonius itu mempunyai panjang 0,9 cm, sedangkan sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm. Jadi, perbedaan antara skala utama dengan skala nonius ialah 0,1 cm – 0,09 cm = 0,01 cm atau 0,1 mm. Jadi ukuran skala paling kecil pada jangka sorong ialah 0,1 mm atau 0,01 cm.

Untuk ketelitian pada jangka sorong ialah setengah dari skala terkecilnya.  Jadi dapat kita tuliskan bahwa untuk ketelitian pada jangka sorong ialah
0,5 X 0,1 mm = 0,05 mm atau 0,005 cm.


Jadi jangka sorong mempunyai ketelitian 0,005 cm. Dengan mempunyai ketelitian 0,005 cm maka jangka sorong bisa kita pergunakan untuk mengukur diameter kelereng atau untuk mengukur tebal keeping logam dengan lebih teliti atau lebih akurat.

Anda disarankan membaca kelanjutan artikel ini yaitu artikel yang berjudul “Mikrometer Sekrup untuk Mengukur Panjang.”


No comments:

Post a Comment