Thursday, 25 August 2016

RPP Kurikulum 2013 Terbaru dan Terlengkap: Teks Anekdot (Kerjasama Membangun Teks)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah                       : SMK NEGERI 2 KEBUMEN
Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : X / Gasal
Materi Pokok              : Teks Anekdot (Kerjasama Membangun Teks)
Alokasi Waktu            : 8 x  @45 menit  ( 2 Pertemuan )



A.   Tujuan Pembelajaran
1.    Siswa dapat memahami struktur dan kaidah teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan.
2.    Siswa dapat menganalisis teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan.
3.    Siswa dapat menginterpretasi makna teks anekdot baik secara lisan maupun tulisan.
4.    Siswa dapat menyunting teks anekdot, sesuai dengan struktur dan kaidah teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.


B.   Kompetensi Dasar
3.1    Memahami struktur dan kaidah teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan.
3.3     Menganalisis teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan.
4.1         Menginterpretasi makna teks anekdot baik secara lisan maupun tulisan.
4.3       Menyunting teks anekdot, sesuai dengan struktur dan kaidah teks yang akan dibuat baik secara lisan maupun tulisan.

C.   Indikator Pencapaian Kompetensi
1.2.1 Dapat mensyukuri anugrerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi secara lisan dan tulisan melalui teks anekdot
2.1.1  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, peduli dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk teks anekdot.
3.1.1        Menjelaskan pengertian teks anekdot.
3.1.2        Menjelaskan  struktur  dan kaidah teks anekdot.
3.1.3        Memahami struktur dan ciri kebahasaan yang terdapat dalam teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
3.3.1  Menganalisis struktur yang terdapat dalam teks anekdot yang berjudul “ Puntung Rokok ”.
3.4.1    Mengidentifikasi teks anekdot yang berjudul “ Puntung Rokok  “
4.1.1    Menginterpretasi makna teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
4.2.1    Memproduksi teks anekdot.
4.3.1    Menyunting teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”.













D.   Materi Pembelajaran



MATERI
REGULER
REMIDIAL
PENGAYAAN
1.      Pengertian teks anekdot
2.      Struktur teks dan kaidah kebahasaan teks anekdot
3.      Menganalisis teks anekdot
4.      Mengidentifikasi teks anekdot
5.      Menginterpretasi
teks anekdot
6.      Memproduksi teks anekdot
7.      Menyunting teks anekdot
8.      Contoh teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
1.      Pengertian teks anekdot
2.      Struktur teks dan kaidah kebahasaan teks anekdot
3.      Menganalisis teks anekdot
4.      Mengidentifikasi teks anekdot
5.      Menginterpretasi teks anekdot
6.      Memproduksi teks anekdot
7.      Menyunting teks anekdot
8.      Contoh teks anekdot yang berjudul “Politisi Blusukan Banjir ”

1.      Pengertian teks eksposisi
2.      Struktur teks eksposisi
3.      Contoh teks eksposisi



1.             Pengertian anekdot
Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang-orang yang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.
2.             Struktur teks anekdot
Dimulai dengan abstraksi ^ orientasi ^ krisis ^ reaksi ^ koda
Absrtaksi   : bagian awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks.
Orientasi    : bagian yang menjukkan awal cerita atau latar belakang terjadinya cerita.
Krisis         : bagian yang menjadi hal atau masalah unik atau tidak biasa terjadi.
Reaksi        : bagian yang berisi cara penulis  atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah.
Koda          : bagian akhir cerita unik tersebut.
3.             Kaidah kebahasaan
a.         Menggunakan waktu lampau
b.        Menggunakan pertanyaan retorik
c.         Menggunakan konjungsi
d.        Menggunakan kata kerja
e.         Menggunakan kalimat perintah
4.             Kriteria analisis teks anekdot :
a.       alur
b.      penokohan
c.       latar
d.      majas/metafora yang digunakan
e.       nilai didik
5.             Interpretasi makna:
a.       Dari segi isi
b.      Dari segi makna
6.             Produksi teks anekdot
           Agar anekdot yang kita buat merupakan anekdot yang menarik, sebaiknya mengikuti metode yang dikembangkan oleh Bambang Trim yang dikenal dengan metode TRIM yaitu Topik, Riset, Inovasi, dan Matriks. Langkah-langkahnya dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Merencanakan topik yang matang dan menentukan topik yang diinginkan. Jika perlu, topik dibatasi agar pengembangannya menjadi lebih terperinci.
2.      Merencanakan riset atau penelitian untuk mendukung ide. Langkah ini dapat digunakan untuk mengumpulkan bahan dengan cara observasi lapangan, penelitian, wawancara, ataupun membaca buku yang berkaitan dengan topik yang hendak dikembangkan.
3.      Melakukan inovasi. Inovasi di sini berarti menemukan gaya yang mempunyai ciri khusus dibandingkan dengan tulisan yang sudah ada. Di sini, dapat digunakan cara menggabungkan, mengambil satu bagian yang unik, memaparkan secara terperinci, atau memaparkan kekhasannya.
4.      Menulis cerita dengan matriks. Matriks merupakan kerangka yang dikembangkan dengan model tertentu berdasarkan kebutuhan. Untuk anekdot matriks ini berupa struktur (abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda).
7.             Contoh teks anekdot
a.                                                                                                      Puntung Rokok

1.        Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika si Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begiti saja dan jatuh persis di sisi kaki kanannya.
2.        Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas.
“Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?”
“Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?”, jawab Azam.
“Anda telah membuang sampah sembarangan , yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu.
Dengan sigap Azam menjawab,” Oh ... , maaf terjatuh.”
Lalu diambilnya puntung rokok itu serta langsung dihisapnya lagi.
3.        Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian ia pergi meninggalkan Azam.

b.                                                           Politisi Blusukan Banjir 

1.        Pada malam Jumat, paling banyak ditemikan politisi melakukan blusukan, termasuk Darman (maaf bukan nama sebenarnya dan bukan sebenarnya nama). Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah. Kebetulan di sana banyak wartawan meliput sehinggan makin semangat menyerahkan bingkisan.
2.        Darman tidak mau menyia-nyiakan sorotan kamera wartawan. Dia mencari strategi agar tetap menjadi perhatian media. Darman berusaha masuk ke tempat banjir dan menceburkan diri ke air. Sial baginya, dia terperosok ke selokan dan terseret derasnya air. Darman berusaha sekuat tenaga melawan arus, tapi tak berdaya, dia hanyut.
3.        Untung regu penolong sangat sigap. Meskipun terseret cukur jauh, Darman masih bisa diselamatkan. Dia dibawa ke posko kesehatan dan dibaringkan di bangsal. Waktu itu semua bangsal penuh oleh orang pingsan. Darman kaget melihat orang yang ada di situ. Semuanya dia kenal, para politisi sedang blusukan. Lebih kaget lagi ketika dia melihat doa tertulis di dinding:”Ya, Allah, hanyutkanlahmereka yang tak ikhlas”. Darman pingsan!


E.   Metode Pembelajaran
- Metode scientifik

F.    Media Pembelajaran
- Laptop
- LCD
- Whiteboard

G.   Sumber Pembelajaran
-    Kemdikbud. 2013. Bahasa Indonesia: Ekspresi Diri dan Akademik Kelas X. Jakarta: Kemdikbud.
-    Yustinah. 2014. Produktif  Berbahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas X. Jakarta : Erlangga.
-    Internet

H.   Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan ke-1 (2 jam pertama)

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan




1.    Peserta didik menjawab salam, dan mengajak berdoa bersama, serta merespons pertanyaan dari guru yang berhubungan dengan kondisi kehadiran peserta didik.
2.    Peserta didik dan guru melakukan curah pendapat tentang teks anekdot dalam kehidupan sehari-hari.
3.    Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang manfaat dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
4.    Peserta didik diberikan motivasi oleh guru agar serius, semangat, dan bekerja sama saat proses pembelajaran berlangsung dengan mengecek media, alat dan sumber belajar.
5.    Peserta didik dan guru merencanakan kegiatan yang akan dilakukan.
15 menit

Inti
Mengamati
1.    Peserta didik mencermati penjelasan guru tentang pengertian anekdot, struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot
2.    Peserta didik membaca contoh  teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
3.    Peserta didik mencermati uraian yang berkaitan dengan  struktur isi teks anekdot (abstrak, orientasi, krisis, respons, dan koda).
4.    Peserta didik mencermati apa yang disampaikan oleh guru tentang  kriteria dalam menganalisis teks anekdot  dengan penuh antusias

Menanya
1.    Peserta didik mempertanyakan struktur isi teks anekdot (abstrak, orientasi, krisis, respons, dan koda) dengan cermat.
2.    Peserta didik membuat pertanyaan yang berhubungan dengan analisis  teks anekdot dengan bahasa yang komunikatif.
Mengumpulkan informasi
1.    Peserta didik menemukan struktur isi teks anekdot (abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda).
2.    Peserta didik menemukan ciri bahasa teks anekdot
a.       menggunakan waktu lampau,
b.       pertanyaan retoris,
c.       menggunakan kata kerja,
d.       menggunakan konjungsi temporal.
3.    Peserta didik menjelaskan makna kata, istilah, dan ungkapan dalam teks anekdot.
4.    Peserta didik menganalisis teks anekdot.
Mengasosiasi
1.    Peserta didik mendiskusikan dan menyimpulkan hasil temuan terkait dengan struktur isi (abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda) dan ciri bahasa teks anekdot (pertanyaan retoris, menggunakan waktu lampau, menggunakan kata kerja, dan konjungsi temporal) yang terdapat dalam teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”.
2.    Peserta didik mendiskusikan dan menyimpulkan makna kata, istilah, ungkapan teks anekdot yang terdapat dalam teks anekdot tersebut dalam diskusi kelas dengan saling menghargai.
3.    Peserta didik mendiskusikan dan menyimpuklan hasil analisis teks anekdot tersebut.
Mengomunikasikan
1.    Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya secara bergantian.
2.    Peserta didik menanggapi presentasi teman/kelompok lain secara santun.
65 menit
Penutup
1.      Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
2.      Peserta didik melakukan refleksi proses pembelajaran.
3.      Peserta didik dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya melalui remidial dan pengayan.
4.      Peserta didik berdoa dan merespons salam di akhir pembelajaran.
20 menit


                                               Pertemuan ke 1 ( 2 jam kedua)

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan




1.      Peserta didik menjawab salam, dan mengajak berdoa bersama, serta merespons pertanyaan dari guru yang berhubungan dengan kondisi kehadiran peserta didik.
2.      Peserta didik dan guru melakukan curah pendapat tentang teks anekdot dalam kehidupan sehari-hari.
4.        Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang manfaat dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
5.        Peserta didik diberikan motivasi oleh guru agar serius, semangat, dan bekerja sama saat proses pembelajaran berlangsung dengan mengecek media, alat dan sumber belajar.
6.        Peserta didik dan guru merencanakan kegiatan yang akan dilakukan.
15 menit

Inti
Mengamati
1.        Peserta didik membaca dan mengamati teks anekdot  yang berjudul  “Puntung Rokok”    dengan penuh antusias.
2.        Peserta didik mencermati apa yang disampaikan oleh guru tentang kriteria dalam  mengidentifikasi dan menginterpretasi makna  teks anekdot  dengan penuh antusias.

Menanya
1.    Peserta didik mempertanyakan hal yang berkaitan dengan analisisi teks anekdot dengan penuh antusias.
2. Peserta didik mempertanyakan hal tentang cara menganalisis dan menginterpretasi teks anekdot  dengan penuh antusias.
Mengumpulkan Informasi
1     Peserta didik mengumpulkan dan mempelajari tentang analisis dari buku-buku maupun dari internet untuk memperoleh informasi tentang  analisis dan interpretasi teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengasosiasi
1     Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis dan menyimpulkan pemahamannya tentang  cara menganalisis dan interpretasi teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengomunikasikan
1)      Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya tentang  menganalisisi dan menginterpretasi teks anekdot   di depan kelas dengan percaya diri.
2)      Peserta didik menanggapi presentasi teman atau kelompok lain  dengan penuh antusias.
65 menit
Penutup
1.        Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
2.      Peserta didik melakukan refleksi proses pembelajaran melalui penilaian diri awal.
3.      Peserta didik dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya melalui remidial dan pengayaan.
4.      Peserta didik berdoa dan merespons salam di akhir pembelajaran.
20 menit


     

 Pertemuan ke- 2 (2 jam pertama)

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan




1.    Peserta didik menjawab salam, dan mengajak berdoa bersama, serta merespons pertanyaan dari guru yang berhubungan dengan kondisi kehadiran peserta didik.
2.    Peserta didik dan guru melakukan curah pendapat tentang teks anekdot dalam kehidupan sehari-hari.
3.    Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang manfaat dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
4.    Peserta didik diberikan motivasi oleh guru agar serius, semangat, dan bekerja sama saat proses pembelajaran berlangsung dengan mengecek media, alat dan sumber belajar.
5.    Peserta didik dan guru merencanakan kegiatan yang akan dilakukan.
15 menit

Inti
Mengamati
1.  Peserta didik mendengarkan penjelasan tentang langkah-langkah dalam memproduksi teks anekdot yang disampaikan oleh guru dengan penuh antusias.
2.  Peserta didik mencermati  langkah-langkah tersebut dengan penuh antusias.
Menanya
1.  Peserta didik mempertanyakan hal yang berkaitan dengan langkah-langkah dalam memproduksi teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengumpulkan Informasi
1.  Peserta didik mengumpulkan dan mempelajari  dari buku-buku maupun dari internet untuk memperoleh informasi tentang langkah-langkah memproduksi teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengasosiasi
1.  Peserta didik berdiskusi untuk memproduksi teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengomunikasikan
1.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya dalam memproduksi teks anekdot di depan kelas dengan percaya diri.
2.  Peserta didik menanggapi presentasi teman atau kelompok lain  dengan penuh antusias.
65 menit
Penutup
1.        Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
2.      Peserta didik dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.
3.      Peserta didik berdoa dan merespons salam di akhir pembelajaran.
20 menit

         





 Pertemuan ke-2 ( 2 jam kedua)

Kegiatan
Deskripsi
Alokasi Waktu
pendahuluan
1.      Peserta didik menjawab salam, dan mengajak berdoa bersama, serta merespons pertanyaan dari guru yang berhubungan dengan kondisi kehadiran peserta didik.
2.      Peserta didik dan guru melakukan curah pendapat tentang teks anekdot dalam kehidupan sehari-hari.
3.      Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang manfaat dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
4.    Peserta didik diberikan motivasi oleh guru agar serius, semangat, dan bekerja sama saat proses pembelajaran berlangsung dengan mengecek media, alat dan sumber belajar.
5.      Peserta didik dan guru merencanakan kegiatan yang akan dilakukan.
15 menit
Inti
Mengamati
1.  Peserta didik mendengarkan penjelasan tentang menyunting teks anekdot yang disampaikan oleh guru dengan penuh antusias.
2.  Peserta didik mencermati  teks anekdot berjudul “Puntung Rokok” yang akan disuntingnya dengan penuh antusias.
Menanya
1.  Peserta didik mempertanyakan hal yang berkaitan dengan menyunting  teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengumpulkan Informasi
1.  Peserta didik mengumpulkan dan mempelajari  dari buku-buku maupun dari internet untuk memperoleh informasi tentang menyunting teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengasosiasi
1.  Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis dan menyimpulkan pemahamannya tentang menyunting teks anekdot dengan penuh antusias.
Mengomunikasikan
1.  Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan percaya diri.
2.  Peserta didik menanggapi presentasi teman atau kelompok lain  dengan penuh antusias
65 menit

Penutup
1.   Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
2.   Peserta didik dan guru merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.
3.   Peserta didik berdoa dan merespons salam di akhir pembelajaran
20 menit










I.     Penilaian dan Hasil Pembelajaran

Intrumen Penilaian



Jenis/Teknik
Bentuk Instrumen
Pengetahuan
Tes uraian  (menemukan struktur isi, ciri bahasa, isi teks anekdot), kunci jawaban, dan pedoman penilaian
Keterampilan


Presentasikanlah hasil diskusi mengenai makna teks anekdot”Puntung Rokok” secara lisan, rubrik penilaian



PENILAIAN PENGETAHUAN
Kisi-kisi Soal Penilaian PengetahuanBahasa Indonesia

Kompetensi Dasar
Indikator
Indikator Soal
Jenis Soal
Soal
3.1 Memahami Struktur dan kaidah teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan
3.1.1Menjelaskan pengertian teks anekdot
Peserta didik dapat menjelaskan teks anekdot
Tertulis
1.    Jelaskan pengertian teks anekdot

3.1.2 Menjelaskan Struktur teks anekdot
Peserta didik dapat menjelaskan struktur teks anekdot dengan benar
Tertulis
2.    Sebut dan jelaskan struktur  teks anekdot

3.1.3 Menjelaskan kaidah kebahasaan teks anekdot
Peserta didik dapat menjelaskan kaidah kebahasaan teks anekdot dengan benar
tertulis
3.    Sebut dan jelaskan kaidah kebahasaan teks anekdot

3.1.3Menentukanstruktur yang terdapat dalam teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok
Peserta didik dapat menentukanstruktur teks anekdot
Tertulis
4.      Tentukan struktur teks anekdot yang berjudul “ Puntung Rokok”

3.1.4Menentukankaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks anekdot yang berjudul ”PuntungRokok
Peserta didik dapat menentukan kaidah kebahasaan teks anekdot
Tertulis
5.      Tentukan kaidah kebahasaan teks anekdot yang berjudul “ Puntung Rokok ”
3.3.Menganalisis teks anekdot
3.3.1Menganalisis  teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
Peserta didik dapat menganalisis teks anekdot
Tertulis
6.    Analisislah teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
3.4 Mengidentifikasi teks anekdot
3.4.1 Mengidentifikasi teks anekdot yang berjudul”Puntung Rokok”
Peserta didik mengidentifikasi teks anekdot
Tertulis
7.    Identifikasikan teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
            Rubrik Penilaian Tes Pengetahuan
            Soal nomor 1
a.         Menjelaskan pengertian anekdot dengan lengkap dan benar, skor 4
b.         Menjelaskan pengertian anekdot  kurang lengkap, skor 3
c.         Menjelaskan pengertian teks anekdot hanya sebagian yang benar, skor 2
d.        Jika menjawab tapi salah, skor 1
            Soal nomor 2
a.         Jika menyebutkan 4-5 struktur teks anekdot dengan benar, skor 4
b.         Jika menyebutkan 2-3 struktur teks anekdot dengan benar, skor 3
c.         Jika menyebutkan 1 struktur teks anekdot  dengan benar, skor 2
d.        Jika menjawab tapi salah, skor 1
            Soal nomor 3
a.         Jika menyebutkan 4-5 kaidah kabahasaan teks anekdot dengan benar, skor 4
b.         Jika menyebutkan 2-3 kaidah kebahasaan teks anekdot dengan benar, skor 3
c.         Jika menyebutkan 1 kaidah kebahasaan teks anekdot  dengan benar, skor 2
d.        Jika menjawab tapi salah, skor 1
Soal nomor 4
b.         Dapat menetukan 4-5 struktur teks anekdot “Puntung Rokok”  dengan benar, skor 4
c.         Menentukan 2-3 struktur teks anekdot   dengan benar, skor 3
d.        Menentukan 1 struktur teks anekdot  dengan benar, skor 2
e.         Jika menjawab tapi salah, skor 1
            Soal nomor 5
a.         Dapat menentukan 4 kaidah kebahasaan dalam teks anekdot “Puntung Rokok”  dengan benar, skor 4
b.         Dapat menunjukan 3 kaidah kebahasaan teks anekdot  dengan benar, skor 3
c.         Dapat menemukan 2 kaidah kebahasaan teks anekdot  dengan benar, skor 2
d.        Jika menjawab tapi salah, skor 1
Soal nomor 6
a.       Dapat menganalisis  4-5 kriteria teks anekdot “Puntung Rokok”  dengan benar, skor 4
b.      Dapat menganalisis  3 kriteria teks anekdot  dengan benar, skor 3
c.       Dapat menganalisis  2 kriteria teks anekdot  dengan benar, skor 2
d.      Jika menjawab tapi salah, skor 1
Soal nomor 7
a.       Dapat mengidentifikasi  5-6 kriteria  dengan benar, skor 4
b.      Dapat mengidentifikasi  3-4 kriteria dengan benar, skor 3
c.       Dapat mengidentifikasi 1-2 kriteria dengan benar, skor 2
d.      Dapat mengidentifikasi tapi salah, skor 1

Rumus Nilai =
                           Jumlah skor yang diperoleh
Nilai =                                                     X 100 =..............
                             Jumlah skor maksimal




PENILAIAN KETERAMPILAN
Kisi-kisi Soal Penilaian Keterampilan
Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar
Indikator
Indikator Soal
Jenis Soal
Soal
4.1 Menginterpretasi makna teks anekdot baik secara lisan maupun tulisan
4.1.1 Menginterpretasikan makna teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok
Peserta didik dapat menginterpretasikan makna  teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok
Tertulis
8.    Interpretasikan makna teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
4.2 Memproduksi teks anekdot baik lisan maupun tulisan
4.2.1Memproduksi teks anekdot dengan tema yang telah disiapkan
Peserta didik dapat memproduksi teks anekdot dengan tema yang telah disiapkan
Tertulis
9.     Buatlah teks anekdot dengan tema kesehatan/ politik/ ekonomi/ pendidikan (pilih salah satu)
4.3  Menyunting teks anekdot sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan
4.3.1 Menyunting teks anekdot yang telah disiapkan
Peserta didik dapat menyunting teks anekdot yang telah disiapkan
Tertulis
10.   Suntinglah teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
          



 Rubrik Penilaian Keterampilan

1. Isi
Sesuai dengan tema, lengkap, urut, dan menarik
4
Terpenuhi 3 dari 4 kriteria di atas
3
Terpenuhi 2 dari 4 kriteria di atas
2
Terpenuhi 1 dari 4 kriteria di atas
1
2. Bahasa
Struktur morfologi, struktur sintaksis, pilihan kata, dan ejaan tidak ada kesalahan
4
Struktur morfologi, struktur sintaksis, pilihan kata, dan ejaan sesekali ada kesalahan
3
Struktur morfologi, struktur sintaksis, pilihan kata, dan ejaan beberapa kali ada kesalahan
2
Struktur morfologi, struktur sintaksis, pilihan kata, dan ejaan banyak kesalahan
1
3. Penyajian
Lancar, ekspresif, terdengar jelas, dan menarik
4
Terpenuhi 3 dari 4 kriteria di atas
3
Terpenuhi 2 dari 4 kriteria di atas
2
Terpenuhi 1 dari 4 kriteria di atas
1

Rumus Nilai =
                        Jumlah skor yang diperoleh
Nilai =                                                      X 100 =..............
                             Jumlah skor maksimal


Pembelajaran Remidial dan Pengayaan

Pembelajaran remedial dan pengayaan diberikan kepada peserta didik yang belum menguasai materi pembelajaran, sedangkan siswa yang sudah menguasai materi dengan nilai baik, diberikan pengayaan.

Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi Waktu
Pendahuluan
ü  Guru membuka pelajaran dengan berdoa bersama agar pembelajaran bermanfaat dan dapat diterima peserta didik dengan mudah.
ü  Guru menanyakan permasalahan yang menyebabkan peserta didik tidak dapat menjawab soal ulangan, atau tidak dapat menjawab soal ulangan, atau pada bagian mana peserta didik tidak menguasai materi pelajaran.

Inti
ü  Guru memberikan penjelasan dan penguatan materi tentang teks anekdot, kemudian guru memberikan lembar kerja yang dapat menuntun peserta didik untuk menguasai materi tersebut.
ü  Guru berkeliling untuk mengamati unjuk kerja peserta didik dan keaktifan mereka dalam proses pembelajaran.
ü  Peserta didik menampilkan di depan kelas hasil pekerjaannya dan guru memberikan penguatan.
ü  Peserta didik diberi soal remidi ulangan harian untuk memperbaiki nilainya.
ü  Peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi diberikan soal pengayaan.

Penutup
ü  Guru memberikan tugas rumah untuk mempelajari materi teks eksposisi.
ü  Guru menutup pelajaran dengan doa bersama.





Kunci Jawaban Esai :
Tes Pengetahuan
1.        Pengertian teks anekdot
Adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.
2.        Struktur teks anekdot terdiri dari
Abstraksi :  bagian awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks.
Orientasi  :  bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita atau latar belakang   bagaimana peristiwa terjadi.
Krisis       :  bagian dimana terjadi hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada si tokoh.
Reaksi     :   bagian bagaimana cara penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis tadi.
Koda        :  merupakan bagian akhir dari cerita tersebut.
3.        Kaidah teks anekdot:
a.   menggunakan waktu lampau
b.   menggunakan pertanyaan retorika
c.   menggunakan konjungsi
d.   menggunakan kata kerja
e.   menggunakan kalimat perintah
4.    Struktur teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”
a.    Abstraksi  : Singapura adalah salah ....
b.   Orientasi    :  Suatu ketika Azam sedang berlibur ....
c.   Krisis      : Pelanggaran yang dilakukan Azam yakni membuang puntung rokok
d.  Reaksi    :  Petugas yang melihat perbuatan Azam, datang dan menegurnya.
e.  Koda         :  Petugas terbelalak keheranan dan pergi meninggalkan Azam
5.    Kaidah teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok” :
a.   Menggunakan waktu lampau :     -
b.   Menggunakan pertanyaan retorika :    -
c.   Menggunakan konjungsi : lalu, kemudian, tetapi.
d.   Menggunakan kata kerja  : membuang, merokok, menegur, melakukan.
e.   Menggunakan kalimat perintah :  -
6.     Analisis teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok” :
No.
Bagian
Analisis
1.
Alur
·      Azam berlibur ke Singapura.
·      Azam duduk di bangku sendirian sambil merokok. Ketika rokok hampir habis, puntungnya dibuang begitu saja.
·      Petugas datang dan menegurnya.
·      Azam mengambil puntung rokok yang dibuang tadi kemudian dihisapnya lagi.
·      Petugas terbelalak keheranan dan meninggalkan Azam.

2.
Penokohan
·      Azam dikisahkan sebagai orang sedang berliburvdi sebuah negara. Dia tidak mengetahui aturan yang berlaku dalam hal membuang sampah, sehingga dia seenaknya membuang sampah.
·      Petugas dikisahkan sebagai seorang yang menjalankan aturan yang berlaku di negaranya.
3.
Latar
·      Latar tidak disebutkan secara jelas hanya disebutkan di bangku.
4.
Majas/ metafora bahasa
·      Tidak menggunakan majas/ metafora bahasa.
·      Teks tersebut menggunakan bahasa yang efektif.
5.
Nilai didik
·      Mengajarkan kepada kita agar tidak membuang sampah sembarangan.
·      Mendidik kepada pembaca agar cerdas ketika mengunjungi daerah lain yang tentunya mempunyai aturan yang berbeda dengan baerahnya sendiri.
7.Identifikasi teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”:
    a. Teks anekdot tersebut merupakan teks yang konyol. Kekonyolan tersebut terletak pada perilaku Azam ketika ditegur petugas yaitu menghisap puntung rokok yang telah dibuang.
b. Ceritanya menyindir untuk memberi nasihat dalam membuang sampah.
c.  Ceritanya bermakna mengritik dan diupayakan secara santun.
d.  Ceritanya tidak berkisar pada orang-orang penting.
e.  Cerita disajikan dengan tujuan tertentu.
 f.  Cerita dimaksudkan untuk menghibur.           
1.    Interpretasi makna  teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok”:
Dari segi isi : cerita ini mungkin dapat dikatakan anekdot karena cerita tersebut konyol. Cerita tersebut mengisahkan seseorang yang sedang berlibur ke suatu negara dan tidak mengetahui aturan yang berlaku di sana dalam hal membuang sampah. Sehingga dia melanggar aturan tersebut.Karena ditegur petugas atas perbuatannya, orang tersebut membuat kekonyolan yang tidak semestinya dia lakukan.
Dari segi makna : cerita ini dapat diinterpretasi sebagai hal yang menarik. Banyak amanat yang dapat diteladani dari anekdot tersebut. Ternyata peraturan di sebuah negara tidak sama dengan aturan yang ada di negara kita. Cerita tersebut memberi contoh kepada kita agar bersikap cerdas bila mengunjungi negara lain.  Kita berlatih membuang sampah pada tempatnya.
2.        Produksi teks anekdot  : sesuai dengan kemampuan sisiwa asal memenuhi struktur dan kaidah teks anekdot.
3.        Suntingan teks anekdot yang berjudul “Puntung Rokok” : sudah menggunakan bahasa yang baik dan benar.
       
Kunci untuk remidial
1.    sama dengan reguler
2.    sama dengan reguler
3.    sama dengan reguler       
 4.   Struktur teks anekdot yang berjudul “Politisi Blusukan Banjir”
a.              Abstraksi    =      Pada malam Jumat ... (nomor 1)
b.             Orientasi  =  Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir yang paling parah.
c.              Krisis  =  Menyerahkan bingkisan untuk korban banjir yang tanpa dilandasi dengan keikhlasan.
d.             Reaksi  = Darman terhanyut karena ambisinya.
e.              Koda  =  Darman pingsan melihat doa yang tertulis di dinding.

5.        Kaidah teks anekdot:
a.       Manggunakan waktu lampau : pada malam Jumat (tidak disajikan secara jelas malam Jumat tanggal dal bulannya).
b.      Menggunakan pertanyaan retorik :  --
c.       Konjungsi  : meskipun.
d.      Kata kerja  : ditemukan, melakukan, mendatangi, mencari.
e.       Kalimat perintah  :  --
6.         Analisis teks anekdot yang berjudul “ Politisi Blusukan Banjir”
No.
Bagian
Analisis
1.
Alur
·       Pada malam Jumat, Darman mendatangi daerah yang terkena banjir untuk memberikan bantuan.
·       Darman menceburkan diri ke air dan hanyut terseret derasnya air.
·       Darman diselamatkan oleh regu penolong.
·       Darman dirawat di bangsal.
·       Darman kaget melihat orang yang ada di situ ternyata dia mengenalnya.
·       Darman merasa lebih kaget ketika melihat doa yang ditulis di dinding. Dan dia pingsan.
2.
Penokohan
·       Darman seorang politisi yang hendak memberikan bantuan. Namun tidak dilandasi dengan keikhlasan. Sehingga dia terhanyut oleh derasnya air.
3.
Latar
·      Latar umum : di daerah yang terkena banjir.
·      Latar khusus : di bangsal tempat perawatan korban banjir.
4.
Majas/ metafora bahasa
----

5.
Nilai didik
·      Mengajarkan kepada kita agar berbuat baik dengan rasa ikhlas.
·      Keikhlasan pasti akan mendapatkan balasan dari Tuhan. Demikian pula sebaliknya.
7.        Identifikasi teks anekdot yang berjudul “Politisi Blusukan Banjir”:
a.       Ceritanya tidak lucu.
b.      Ceritanya menyindir orang yang berbuat baik tetapi ada pamrihnya.
c.       Ceritanya mengritik namun diupayakan santun.
d.      Ceritanya berkisar pada orang-orang penting yakni politisi.
e.       Ceritanya disajikan untuk tujuan tertentu yakni mengingatkan kepada masyarakat agar berbuat baik tetapi jangan ada pamrihnya.
f.       Ceritanya untuk menghibur agar tidak terasa menyindir secara langsung.

8.        Interpretasi makna teks yang berjudul “Politisi Blusukan Banjir” :
Dari segi isi : menggambarkan.
Dari segi makna : .
9.        Produksi teks anekdot disesuaikan dengan kemampuan siswa asal memenuhi struktur dan kaidah teks anekdot.
10.    Suntingan teks anekdot tersebut : tidak terdapat kesalahan.














No comments:

Post a Comment