Wednesday, 4 May 2016

Sebuah Kisah di Pantai Menganti Kebumen

Suatu hari di sebuah pantai di kota kecil Kebumen yang bernama Menganti, ada seorang yang sedang menikmati libur kerjanya sebagai seorang mekanik di sebuah Bengkel miliknya sendiri dengan teman-temannya. Orang itu bernama Ahmad Taufik, dan dengan kedua temannya yaitu Aji Ridwansyah dan Akhmad Yusuf Efendy. Mereka menikmati liburannya dengan berekreasi menikmati indahnya Pemandangan wisata alam Kebumen yang indah ini. Dan pada saat itu juga banyak yang ikut berekreasi bersama mereka.


Sabtu, 21 Januari 2016 tepat pukul 11.00 mereka berkumpul di rumah Yusuf. Pada saat mereka bertiga berkumpul, mereka mengecek barang bawaan mereka. Waktu sudah menunjuk pukul 12.00, lalu mereka melaksanakan ibadah sholat dhuhur. Setelah solat kemudian makan siang di rumah Yusuf sambil merencanakan apa yang akan mereka lakukan di sana. Dan ketika jarum jam menunjukan pukul 13.25 mereka berangkat menuju wisata alam kebumen, yang bernama pantai Menganti. Di sepanjang jalan menuju menganti sangat buruk karena banyak jalan yang berlubang dikarenakan banyak truk pengangkut batu dan pasir yang berlalulalang. Truk-truk itu membawa batu dan pasir untuk pembuatan jalur lintas selatan. Sehingga membuat mereka berhati-hati dalam membawa kendaraannya. Perjalan tersebut memakan waktu yang lama, karena medan yang sulit dan berliku-liku. Ditengah perjalanan saat mereka melewati tanjakan yang cukup curam motor milik Yusuf tiba-tiba mogok. Yang mengharuskan mereka mendorong motor tersebut.

Yusuf :“Hei tolong broo, motorku mogok!!”
Taufik  :“haha... lha gimana sih broo?”
Yusuf :“gak tau bro tiba-tiba mogok, perasaan udah diservis dan bensin udah full kok.”
Aji       :”haha... motor jadul sihh gimana ga mogok broo..”
Yusuf  :”sialan loe bro cuma bisa ngetawain bantuin dong broo.”
Taufik  :”yaudah broo tunggu yah gua ke atas dulu tunggu bentar.”
Yusuf  :”cepetan bro!!!!!!”
            Dengan tergesa-gesa, Taufik dan Aji segera menghampiri Yusuf untuk membantu mendorong motornya yang mogok.
Yusuf  ;”lama banget loe!”
Aji       :”sory broo gua tadi nge-es dulu di atas”
Yusuf  :”gila loe temen loe lagi kesusahan masih sempet-sempetnya loe becanda.”
Tafik    :”Ya udah ayo cepetan dorong, udah sore tau.”

Setelah motor Yusuf sampai di atas mereka memperbaikinya, dan melanjutkan perjalanannya menuju menganti. Sesampainya disana mereka terkejut melihat banyak pengunjung yang ikut berkamping pada hari itu. Mereka segera mencari tempat untuk mendirikan tendanya. Setelah mereka menemukan tempatnya, mereka lalu mendirikan tenda mereka. Mereka berkemping di sebuah bukit yang sangat cocok untuk melihat indahnya sunset dan sunrise pantai menganti. Setelah tenda didirikan mereka merapikan barang bawaan mereka, lalu berjalan-jalan menikmati indahnya pesona menganti. Mereka turun dikarang tepi pantai yang ada di sebelah selatan bukit untuk melihat sunset, disana mereka bertemu dengan beberapa gadis yang sedang berselfi dengan sunset di karang itu.


Yusuf  :”hey  liat ada cewe bro.”
Aji       :”oh iya bening pisan euy.”
Taufik  :”ni jatah gua lo liat yah aksi gua.”
            Taufik lalu menghampiri salah satu gadis diantara mereka, lalu dia mengajak kenalan.
Taufik  :”Hay,”
Bella    :”Hay juga.”
Taufik  :”indah ya sunset hari ini.”
Bella    :”Iya memang indah, baru pertama kali aku melihat sunset di pantai.”
Taufik  :”sunset di menganti ini memang indah seperti kamu.”
Bella    :”ah kamu bisa aja.”
Taufik  :”hehe... ngomong-ngomong, nama kamu siapa?”
Bella    :”aku Bella, kalau kamu sih siapa?
Taufik  :”aku Taufik, eh ni kan udah sore kamu kok belum pulang.”
Bella    :”aku disini camping sama teman-temanku.”
Taufik  :”oh kalo gitu sama dong, aku juga camping sama temanku.”
Bella    :”yaudah udah maghrib, aku solat dulu yah.”
Taufik  :”oh iya ya udah.”
            Setelah itu Aji dan Yusuf menemui Taufik.
Aji       :”ehm ehm, dapet bro,??”
Taufik  :” iya donk”
Yusuf  :” yaudah ke tenda yuk, udah waktunya solat maghrib”

Mereka bergegas menuju ke tenda lalu mengambil wudu dan melaksanakan solat maghrib. Setelah solat maghrib mereka mencari kayu bakar untuk membuat api unggun. Mereka juga menyiapkan daging ayam yang sudah dibawanya dari rumah. Selang beberapa waktu ketika mereka sedang membuat ayam bakar tiba tiba cewe yang tadi diajak kenalan oleh Topik datang ke tenda.

Topik   :” kok tau tendanya disini??”
Bella    :” iya tadi lagi jalan jalan malah gak sengaja liat kamu sama temen temen kamu lagi bakar ayam, yaudah aku iseng kesini”
Taufik :” ya udah sini gabung sama kita-kita, oh ya ngmong ngomonng kamu tinggal dimana sih??”
Bella    :”aku tinggal di kutowinangun,”
Taufik  :”berarti sama donk, aku juga orang kutowinangun, kapan kapan aku boleh main kerumahmu??o iya tadi kan kamu bawa dua teman, ajak kesini sekalian biar rame, masa camping malah sepi sh.”
Bella    :” ok, aku panggil temenku dulu ya”


Selang beberapa waktu bella datang bersama dua orang temanya. Mereka bersenang senang bersama sambil memainkan gitar yang taufik bawa dari rumah. Tak terasa waktu sudah menunjukan tengah malam . Mereka bergegas tidur di tenda mereka masing masing hingga pagi datang. Ketika pagi tiba mereka semua bangun dan berjalan jalan di tepi pantai menganti sambil melihat indahnya sunrise ciptaan Tuhan yang maha esa. Setelah itu mereka kembali ketenda dan membereskan tenda sekaligus smpah yang mereka hasilkan semalam.

No comments:

Post a Comment