Sunday, 17 April 2016

Macam-macam Kebutuhan Manusia

Kebutuhan manusia dituangkan tidak hanya dengan angan-angan atau minat saja. Tolak ukur suatu kebutuhan manusia sifatnya nyata, yaitu kemampuan untuk benar-benar membeli suatu barang ataupun jasa yang dibutuhkan. Misal ada seorang ibu rumah tangga yang kebetulan suka suatu alat masak listrik dikarenakan iklan di majalah atau iklan di TV, maka hal itu belum bisa disebut dengan kebutuhan. Sekarang kita lihat contoh yang  berikut ini, ketika seorang ibu menghitung-hitung berapa uang yang harus dibelanjakan, apakah kredit atau cash, dimana memperolehnya dan kapan, maka hal itu disebut sebagai kebutuhan.


Dengan kita melihat contoh di atas maka tampak sekali tolak ukur itu ada unsur pengorbanan (dalam hal ini jumlah uang yang harus dibelanjakan) dalam suatu kebutuhan. Dari tolak ukur tersebut pula bisa disimpulkan bahwa kebutuhan itu menjadi dasar dari semua kegiatan ekonomi.

Kebutuhan manusia yang jumlahnya sangat banyak itu pada dasarnya bisa dikelompokan ke dalam empat kelompok menurut tolak ukurnya, yaitu sebagai berikut:

A. Intensitas Kegunaan
Menurut tolak ukur intensitas kegunaan kebutuhan bisa dibedakan menjadi sebagai berikut:

1.  Kebutuhan Mutlak
Kebutuhan mutlak adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap manusia dan tidak mungkin untuk ditinggalkan. Jika kebutuhan mutlak ini tidak dipenuhi, maka manusia akan bisa mati. Contoh kebutuan mutlak misalnya: makan, minum, dan udara.

2.  Kebutuhan Primer
Seandainya manusia yang ingin hidup layak maka kebutuhan primer ini harus dipenuhi. Primer itu adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu primus, yang artinya pertama. Oleh karena itu definisi kebutuhan primer yaitu kebutuhan pertama atau utama dan tingkatnya ialah sesudah kebutuhan mutlak dan sebelum kebutuhan sekunder. Contoh-contoh kebutuhan primer misalnya antara lan: makan, minum, pakaian, rumah, kesehatan, dan pendidikan.

3.  Kebutuhan Sekunder
Sekunder adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Latin yaitu secundus, yang berarti “kedua”. Kebutuhan sekunder ini muncul sesudah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan sekunder ini berbeda antara orang yang satu dengan orang yang lainnya. Misalnya sebagai contoh: Mobil bagi orang yang berpenghasilan tinggi merupakan kebutuhan sekunder, tapi bagi orang yang berpenghasilan rendah maka mobil ialah barang yang mewah.

4.  Kebutuhan Tersier
Kata Tersier berasal dari bahasa Latin yaitu tertius, yang berarti “ketiga”. Jadi, tingkat pemenuhannnya ialah sesudah kebutuhan primer dan sekunder tercukupi. Cara memperkirakan kebutuhan tersier ini sama seperti kebutuhan sekunder. Seseorang menganggap suatu barang tertentu adalah sebagai kebutuhan tersier sementara orang lain tidak menganggap barang itu sebagai kebutuhan tersier. Walaupun demikian, kebutuhan tersier ini lebih cenderung mengarah kepada barang-barang yang sangat mewah. Contoh kebutuhan tersier misalnya: berlian, kapal pesiar, rumah mewah, grand piano, lukisan van Gogh atau Rembrandt, dan lain sebagainya. Kebutuhan tersier ini biasanya lebih ditujukan untuk menunjukan prestise atau status sosial seseorang di mata masyarakat.


B . Waktu
Menurut tolak ukur waktu bahwa kebutuhan dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:

1.  Kebutuhan Sekarang
Kebutuan sekarang ini harus dipenuhi waktu sekarang juga dan tidak bisa ditunda-tunda. Contoh kebutuhan sekarang misalnya: obat bagi orang sakit, makanan bagi orang kelaparan, dan minuman bagi seseorang yang kehausan.

2.  Kebutuhan Masa yang akan Datang
Kebutuhan masa yang akan datang ini dapat dilakukan dikemudian hari dan bisa di tunda karena tidak mendesak. Jadi pemenuhan kebutuhan masa yang akan datang ini berupa persediaan atau persiapan. Contoh kebutuhan untuk masa yang akan datang misalnya menabung, membeli payung di musim panas, dan lain sebagainya.

Artikel selanjutnya adalah macam kebutuhan manusia di lihat dari sifatnya.



No comments:

Post a Comment