Friday, 15 April 2016

Berkunjung Ke Pantai Laguna Kebumen

Pada hari sabtu sore Aku, Ari dan Faiq sedang bercengkrama bersama di depan teras rumahku. Temanku yang bernama Ari tiba-tiba merasa kelaparan, karena itu Ari tanpa berfikir panjang langsung memetik buah jambu di depan rumahku. Beberapa saat kemudian, Ari kembali dan membawa jambu yang begitu banyak. Karena kita sama-sama lapar jambu yang Ari bawa langsung kita makan bersama. Faiq pun terlihat malu-malu saat makan bersama karena kebetulan sedang sakit gigi. Akhirnya jambu bagian Faiq pun diberikan kepada Ari yang sedang kelaparan.


Sesaat setelah itu aku dan teman-teman sudah merasa kenyang dan melanjutkan cengkrama kita, tiba-tiba muncul ide dari si Ari, yang ia katakan “teman-teman bagaimana jika kita rencanakan untuk besok pagi kita isi waktu luang kita dengan liburan ke pantai, sekedar untuk refreshing dan menghilangkan penat kita bersama?”. Faiq pun menyahut ide Ari “setuju !!! Tapi kita mau ke pantai mana ?” Tanya Faiq kepadaku. Kemudian aku berpikir sejenak, “bagaimana jika kita isi liburan kita ke pantai Laguna saja”. Sahutku kepada Ari dan Faiq.”Tapi dimana tempatnya?”Tanya Ari kepadaku. Aku pun menjawab pertanyaan Ari “tempatnya dekat kok, di Lembupurwo, Mirit, Kebumen. Di sana banyak cemara-cemara nan indah mempesona yang menghiasi pesisir pantai Laguna”. Kemudian kita berdiskusi sebentar dan menghasilkan keputusan yang di sepakati bersama bahwa besok pagi kita bertiga akan berkunjung kesana. Tak terasa hari mulai petang Ari dan Faiq pamit pulang kepadaku dan orang tuaku.


Pada keesokan harinya aku menunggu kedatangan teman-temanku yaitu si Ari dan Faiq untuk berkumpul di rumahku. Ari pun tiba-tiba datang kerumahku lalu kita berbincang-bincang sambil menunggu Faiq datang. Waktu sudah menunjukan pukul 06:30 namun Faiq tidak kunjung datang padahal kita sudah sepakat berkumpul di rumahku jam 6 pagi. Tiba- tiba Ari pun jengkel “mana sih Faiq kok jam segini belum datang.!!!”. aku pun menenangkan Ari “Rii, mbok sabar toh yo, positif thinking wae toh yo”. Ari berkata “ yaudah kita tunggu 10 menit lagi”. 10 menit pun berlalu, lalu kita mengambil keputusan untuk berangkat ke pantai berdua saja. Sesampainya di pantai kita menikmati suasana pantai yang sejuk, indah, aman, dan nyaman serasa kita tidak mempunyai beban secuil pun dan penat benar-benar terhanyut pesona ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami pun berjalan-jalan di tepian pantai sambil menikmati sunrise yang mempesona. Sesaat kemudian kami melihat Faiq bersama seorang gadis perempuan sambil bergandengan tangan seakan-akan tali yang tak mau putus. Dan kita berdua menghampiri si Faiq, Ari pun menegur “ faiq maksudnya apa kamu.? Sudah di tunggu malah asik-asikan di sini, kita kan sudah sepakat untuk berangkat bersama”. Faiq menjawab “ Sorry sorry, aku lupa sebenarnya aku sudah ada janji mau pergi bersama sepupuku ini”. Aku pun menasehati si Faiq “ Iq, ini pelajaran buat kamu ya, lain kali jika sudah janji kalo ngga bisa di tepati tolong setidaknya kasih kabar dulu jadi kami tidak menunggu kamu terlalu lama”. “ ya sekali lagi sorry lah pulsaku lagi habis jadi ngga bisa kasih kabar” jawab Faiq. Ari berkata “ yaudah lain kali jangan di ulangi lagi, sekarang mending kita bareng-bareng telusuri pantai ini”.


Setelah itu, kita bertiga mandi di pinggir pantai bersama. Angin sepoy-sepoy menghempas besarnya ombak yang menjadikan momen kita bersama terasa menyenangkan. Tak lupa kita mengabadikan momen-momen bersama dengan berselfy ria. Beberapa saat kemudian kita merasa lapar dan menuju warung makan yang ada di pinggir pantai, setelah itu kita pulang bersama dengan hati penuh rasa gembira dan puas tiada tara.

No comments:

Post a Comment