Thursday, 11 February 2016

Lambung Sumber Utama Penyakit

Lambung Sumber utama penyakit. Apakah pernyataan itu benar? Mari kita pahami lebih dalam, kenapa lambung itu disebut sebagai sumber penyakit.


Semua kita tahu, ternyata masa depan tubuh kita bergantung pada kualitas makanan yang masuk ke tubuh kita. Kualitas darah pada tubuh kita itu ditentukan oleh makanan yang kita makan. Kualitas darah pada tubuh kita itu sangat ditentukan oleh keseimbangan dan kualitas nutrisi yang masuk dan diolah di dalam lambung serta organ-organ pencernaan lainnya. Sekarang kita akan melihat hubungan antara penyakit dan lambung, sulit buang air besar, dan diare.

Jika terjadi kerusakan pada mesin pengolahan makanan kita (lambung), maka makanan yang kita makan tidak dapat diolah dengan baik dan maksimal. Sehingga akan berakibat pada tidak maksimalnya nutrisi yang harus diserap oleh darah, lalu akan dikirim ke seluruh tubuh untuk memberi makanan ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh kita.  Akibatnya, akan terganggu pada keseimbangan suplai nutrisi. Kalau sudah seperti itu maka akan berdampak pada turunnya kualitas sel dan kualitas darah dalam tubuh kita.

Seandainya hal ini tidak segera di atasi, maka keseimbangan kerja sebagian atau seluruh organ tubuh kita akan terganggu pula. Dengan demikian mulai dari sinilah berbagai jenis ganggunan keharmonisan tubuh dan gejala penyakit mulai timbul.

Seandainya makanan yang kita makan tidak diolah dengan baik dan sempurna di dalam lambung, maka proses pencernaan berikutnya akan terjadi permasalahan. Sari-sari makanan pada waktu diserap akan ada gangguan, dan juga pembuangan ampas sisa olahan akan terganggu pula. Dampaknya, berbagai jenis ganngguan pencernan akan timbul, contohnya: perih, mual, kembung, dan diare.


Oleh karena itu, kita harus menjaga dan merawat lambung kita sebaik-baiknya supaya seluruh jaringan organ di dalam tubuh dapat terjaga keharmonisannya dan supaya dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit. Kita disarankan agar membiasakan sarapan pagi dengan jus dan buah-buahan untuk merawat lambung kita.

Lambung kita itu di ibaratkan dengan mobil. Jika mobil akan dipakai, pada umumnya kita memanaskan mobil tersebut terlebih dahulu untuk beberapa saat supaya mesin mobil tidak cepat rusak. Dan pada saat akan dipakai untuk perjalanan yang jauh, maka mesin mobil itu telah siap tancap gas dengan kecepatan yang prima. Sama hal nya dengan lambung kita yang telah diistirahatkan semalam pada saat kita tidur kurang lebih 8 jam, kita panaskan lambung kita dengan makanan yang paling ringan dan yang cepat dicerna oleh lambung kita, misalnya berbagai jenis jus dan buah-buahan yang sesuai dengan karakter masing-masing tubuh. Ini bertujuan supaya lambung telah siap dengan berbagai getah lambungnya pada saat 2 jam kemudian diberikan makanan yang padat yang memerlukan kinerja lambung yang lebih berat dan juga lebih lama.

Jika kita memahami sifat lambung kita dan dapat selalu menjaga kesehatan dan keharmonisannya, lambung pun akan selalu menjaga tubuh kita dari berbagai jenis penyakit. Ada kata-kata yang indah yaitu “jika lambung kita selalu dijaga supaya tetap tersenyum, maka lambung pun akan menjaga kita dan tubuh kita selalu tersenyum”. Memang kata-kata itu sangat indah sekali. Kalau kita menjaga pola makan kita, maka kemungkinan besar kita akan selalu sehat. Kita tidak boleh pagi-pagi sekali makan cabai sebanyak 200 buah tanpa nasi, karena itu dapat merusak lambung kita. Kita tidak boleh pagi-pagi sekali makan garam dapur sampai satu kilogram, karena itu akan merusak lambung kita. Kita akan mengambil kesimpulan, bahwa kita harus memperhatikan apa yang kita makan, dengan kita memperhatikan yang kita makan maka kita akan selalu sehat.



No comments:

Post a Comment