Friday, 5 February 2016

Jangan Berolah Raga Setelah Makan dan Memahami Getah Lambung (Gastric Juices)

Otot menuntut peningkatan suplai darah sebanyak 15-20 kali lipat dari normal pada saat kita berolah raga berat. Untuk memenuhi tuntutan peningkatan suplai darah sebanyak 15-20 kali lipat dari normal, maka tubuh akan mengurangi suplai darahnya ke organ-organ tubuh yang lain. Dalam kondisi seperti ini adalah kondisi tidak benar, karena salah satu kelompok organ yang paling dirugikan yaitu organ lambung/pencernaan. Oleh karena itu, pada saat berolahraga, aktivitas pencernaan akan sangat lambat sebab darah yang mengalir kesana akan sangat berkurang. Itu karenanya tidak baik berolah raga sesudah makan, kecuali olahraga yang ringan, misalnya jalan santai. Ini akan merangsang sistem pencernaan bekerja yang lebih baik. Oleh karena itu, jalan santai setelah makan sangat disarankan untuk setiap orang.

Getah Lambung (Gastric Juices)

Aktivitas pencernaan yang dimulai dari mulut tujuannya adalah untuk merobek-robek molekul makanan jadi bentuk molekul yang sederhana, karena dalam bentuk yang aslinya, susunan molekulnya sangat rumit untuk diserap langsung oleh tubuh. Proses yang seperti ini memerlukan pencernaan yang sempurna, sebab tanpa dicerna dengan baik, maka makanan yang kita makan tidak akan memberikan manfaat bagi tubuh.


Untuk melakukan tugasnya sebagai pencerna makanan, dinding-dinding lambung dilengkapi oleh sekitar 35.000.000 kelenjar, yang semua kelenjar itu berguna untuk sebagai pabrik yang menghasilkan sekitar 1-2 liter getah lambung (gastric juice), yang sebagian besar terdiri atas asam hidroklorat. Selain hal itu, ada juga getah lambung yang lainnya, misalnya gastrin, pepsin, mukus (lendir), dan faktor itrinsik.

Fungsi asam hidroklorat ialah untuk membunuh bateri yang ada dalam makanan sehingga membuat lingkungan rongga lambung hampir steril, walaupun ada kuman yang tahan terhadap asam hidroklorat ini.

Pada waktu proses pencernaan di lambung, makanan akan dicampur aduk dengan getah pencernaan secara merata sampai bentuknya seperti bubur encer. Di proses pencampuran ini, ketiga lapis otot lambung akan berkontraksi membentuk suatu gerakan yang meremas-remas seperti gerakan denyut jantung. Gerakan yang meremas-remas ini terjadi karena dirangsang oleh kedatangan makanan di lambung.


Lambung akan mengeluarkan bubur encer ini sedikit demi sedikit ke bagian pertama usus halus (duodenum) melalui katup pilorik pada ujung bawahnya. Pada wilayah ini sangat sensitif sebab bubur asam yang asalnya dari lambung dapat merusak dindingnya. Oleh karena itu, pada lambung secara otomatis akan mengeluarkan bubur asam tersebut sedikit demi sedikit sesuai dengan jumlah yang langsung dapat dinetralkan oleh getah basa di duodenum yang asalnya dari pankreas. Pada wilayah ini yang paling rawan dari kerusakan dan seringnya mengalami luka yang biasa kita kenal denangan nama sakit maag.

Pada dinding lambung sifatnya sangat peka terhadap makanan tertentu, misalnya pedas. Seandainya kita makan makan yang sangat pedas sekali maka dinding lambung akan menjadi merah bahkan dinding lambung bisa bengkak. Selain itu, kebiasaan yang tidak baik misalnya minum-minuman beralkohol, kopi, dan merokok, itu akan menyebabkan keseimbangan asam lambung terganggu dan menyebabkan akan merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Hal yang seperti ini akan menyebabkan sistem didnding lambung menjadi lemah. Oleh sebab itu, bagi penderita sakit maag harus berusaha untuk menghindari kebiasaan yang tidak baik itu.

Para dokter banyak yang mempersalahkan lambung pada pasiennya ketika pasiennya itu mual dan muntah. Banyak obat antimual akan diberikan kepada pasiennya untuk memaksa lambungnya supaya tidak muntah lagi. Padahal lambung secara alami akan bereaksi pada saat ada sesuatu hal yang dianggap menghambat kelancaran pencernaan atau yang tidak bisa dicerna serta yang sifatnya meracuni, maka lambung akan memaksa mengeluarkan hal-hal itu dengan cara muntah. Muntah atau mual dapat dikarenakan oleh makanan basi, keadaan mabuk, atau makan terlalu kenyang.


Muntah ialah cara tubuh untuk melindungi dirinya dari berbagai macam bahaya. Misalnya keracunan makanan. Karena makan makanan yang tidak bersih dan sehat dipinggir jalan, atau minum-minuman beralkohol terlalu banyak yang merangsang untuk muntah. Proses ini adalah proses alami tubuh untuk melindungi diri dari bahaya keracuan akibat terlalu banyaknya kadar alkohol yang masuk ditubuh.

No comments:

Post a Comment