Sunday, 31 January 2016

Tubuh Selalu Memberi Kita Sinyal (Lanjutan)

Artikel ini adalah kelanjutan artikel sebelumnya yang berjudul: Gejala Penyakit Merupakan Sinyal Positif Tubuh. Sebaiknya anda membaca dulu artikel Gejala penyakit merupakan Sinyal positif tubuh.

Baiklah kita sekarang akan membahas Agar Seluruh Aktivitas Kita sesuai dengan yang Tubuh Inginkan maka Tubuh selalu Memberi Kita Sinyal, Contohnya adalah sebagai berikut:

5.  Rasa Mual

Sinyal positif tubuh yang tidak boleh diredam dengan berbagai jenis obat anti mual adalah rasa mual. Rasa mual itu dapat mengindikasikan mesin pengolahan makanan kita bermasalah atau sedang rusak, atau mungkin terjadi banyak penumpukan racun atau toksin diorgan pencernaan. Kita diberi tugas untuk segera memperbaiki dan mengistirahatkannya dengan hanya memberi makanan yang mudah dicerna dan memiliki efek cleansing (pembersihan), contohnya terdapat pada buah-buahan dan sayur-sayuran yang cocok dengan keperluan tubuh kita. Atau jenis makanan tersebut harus disesuaikan dengan faktor penyebab terjadinya gejala mualnya.

6.  Rasa Sakit
Pada dasarnya rasa sakit bukan merupakan penyakit, tetapi efek yang dimunculkan oleh penyakit. Dengan demikian, sebaiknya kita tidak diperbolehkan begitu saja untuk meredam rasa sakit dengan berbagai obat-obatan analgetik, kecuali kita terpaksa disebabkan rasa sakit yang sangat hebat dan sudah tidak bisa ditahan lagi.

Jika kebiasaan untuk meredam rasa sakit dengan berbagai jenis obat-obatan maka hanya akan memperbudak tubuh kita dan kemungkinan besar akan mempersulit diri kita untuk mencari sumber kerusakan dalam tubuh penyebab rasa sakit tersebut. Langkah-langkah seperti ini hanya akan berdampak tidak baik terhadap tubuh kita daripada untuk memperbaikinya. Meskipun untuk sementara waktu obat tersebut dapat untuk mengurangi atau mengencangkan rasa sakit, tetapi itu hanyalah perbaikan semu yang terlalu dipaksakan.

7.  Demam
Yang perlu diingat oleh kita adalah bahwa yang namanya demam itu tidak selalu diindikasikan dengan penyakit, akan tetapi demam itu seringkali menandakan reaksi positif tubuh. Demam dapat kita jadikan indikator bawa telah adanya infeksi dalam tubuh, atau reaksi positif tubuh disebabkan terjadinya penumpukan toksik/racun didalam sisitem tubuh kita, oleh karena itu tubuh harus dapat menghasilkan ekstra panas dengan peningkatan suhu tubuh. Kegunaanya adalah untuk membakar/menetralisasi kelebihan toksik yang harus dibuang. Kalau terjadi demam pada kita maka tugas kita ialah memberikan ekstra cairan pada  tubuh kita (banyak minum) supaya keseimbangan cairan didalam tubuh tetap terjaga, karena pada saat suhu tubuh naik atau demam, maka tubuh akan melakukan pembakaran cairan lebih cepat dari yang biasanya. Jika kita akan menggunakan obat penurun panas maka obat penurun panas hanya boleh diberikan jika suhu tubuh sudah tidak terkontrol dengan pemberian estra cairan (banyak minum) dan kompres lokal.


8.  Diare
Sinyal positif berikutnya ialah diare. Diare itu sebaiknya tidak boleh di stop dengan obat. Diare ini biasanya menjadi indikasi bahwa telah terjadi penumpukan tosik di dalam sistem pencernaan kita. Pada umumnya diare itu muncul kalau kita salah mengonsumsi makanan, makan makanan yang tidak higienis, atau kelebihan makan alias kekenyangan. Jika kita terkena diare maka tugas kita ialah menghentikan semua makanan yang masuk supaya akumulasi bakteri penyebab diare dapat dihentikan, dan menggantinya dengan cairan yang banyak (misalnya banyak minum air kelapa muda atau minum air madu yang hangat).

9.  Sulit Buang Air Besar (Konstipasi)
Memang kita perlu menyadari bahwa sulit buang air besar adalah bagian dari penyakit dan penyebab berbagai jenis penyakit yang diakibatkan dari infeksi. Sekarang kalau ada pertanyaan berapa kali buang air besar yang normal dalam sehari? Jawabanya ialah buang air besar yang normal ialah dua kali sehari tanpa kesulitan. Sulit buang air besar ialah merupakan cara tubuh mengasih tahu kita bahwa keseimbangan bakteri positif didalam usus kita sedang terjadi gangguan.





No comments:

Post a Comment