Saturday, 9 January 2016

Perbaikan dan Perawatan Gardan mobil

Perbaikan dan perawatan gardan mobil sangat dibutuhkan bagi sebuah mobil. Apabila gardan sebuah mobil sering dirawat maka gardan mobil akan bagus. Pada mobil komponen yang jarang diperhatikan oleh pengendara mobil adalah gardan. Gardan itu berfungsi untuk menggerakan roda belakang. Seandainya gardan bermasalah atau rusak, pasti akan menyebabkan mobilnya tidak bisa jalan. Oleh karena itu, seandainya anda tidak mau ada masalah di gardan mobil milik anda, sering-seringlah melakukan pengecekan dan perawatan.


Di dalam masalah perbaikan gardan mobil biasanya sering dilupakan oleh pemilik mobil. Jadi kalau anda mempunyai mobil jangan lupa untuk melakukan perbaikan dan perawatan mobil anda. Di bawah ini akan dijelaskan bagian-bagian gardan mobil. Bagian-bagian gardan mobil yaitu:

1.  Real Axle Housing
Pada bagian real axle housing ini berfungsi sebagai tumpuan berat muatan mobil, sebab letaknya dibagian roda belakang. Kita bisa menemukan real axle housing pada mobil muatan atau minibus. Kalau pada minibus jarang ditemukan bagian ini bengkok, seandainya bagian ini ditemukan bengkok biasanya karena disebabkan tabrakan. Sedangkan kalau pada truk sering kita temukan bagian ini bengkok. Kenapa pada truk sering kita temukan bagian ini bengkok, karena disebabkan oleh muatan yang sangat berat dan melebihi kapasitas dari truk itu. Dengan bengkoknya pada bagian ini dapat merusak as roda bahkan bisa merusak pula pada gigi gardan. Oleh karena itu, supaya untuk menghindari hal ini maka sebaiknya dalam memberikan beban pada mobil itu harus memperhatikan kondisi bagian per belakang. Jika Per belakang samapai menyentuh difdifferential housing, maka resiko bagian real axle housing bengkok sangat besar.

2.  Gasket
Gasket berfungsi untuk menghambat kebocoran oli gardan. Seandainya bocor maka akan mengakibatkan pelumasan di gigi gardan tidak sempurna yang akhirnya kerusakan di gigi gardan. Jika menggunkan gasket sebaiknya menggunakan gasket standar atau kertas gambar, jangan menggunakan gasket karton tebal.

3.  Differential Carrier
Gigi differential dipasangkan pada bagian Differential Carrier. Keguanaannya untuk penyetelan ulang atau penggantian gigi baru.

4.  Differential Ring Gear and Drive Pinion Gear Kit
Di sebut kit sebab untuk memperbaiki differential hanya cukup dengan mengganti bagian-bagian ini. Di beberapa merk mobil tertentu banyak barang tiruan. Harganya berbeda selisih jauh. Meskipun tidak semua barang tiruan itu buruk, tetapi kita perlu berhati-hati untuk membeli kit ini. Yang kadang kita kerepotan yaitu kadang toko tidak mau menerima kembali gigi yang sudah dicoba, meskipun pada penyetelannya masih berbunyi. Maka di srankan sebainya membeli kit yang asli saja.


5.  Oil Seal
Bagian oil seal ini letaknya di bagian ujung dari differential housing ini berguna mencegah oli supaya tidak habis. Seandainya kita menemukan disekitar bagian ini basah di akibatkan dari rembesan oli sebaiknya agar cepat mengganti seal baru.

6.  Universal joint flange
Universal joint flange ialah bagian yang tugasnya meneruskan putaran propeler shaft ke differential. Selain itu universal joint flange itu berguna untuk penyumbat agar oli tidak keluar. Pada bagian berputar terus sesuai dengan putaran proper shaft.

7.  Differential pinion
Differential pinion atau istilah montirnya adalah gigi satelit. Pada gigi ini fungsinya untuk mengatur supaya pada saat mobil menikung kecepatan roda kiri dan kanan bisa saling menyesuaikan diri.

8.  Mur Pengancing drive shaft
Mur pengancing drive shaft ini biasanya kadang sering kurang diperhatikan oleh pemilik mobil.Kadang kita tidak sempat untuk memriksa apakah masih terkancing dengan baik atau belum baik. Biasanya kita lupa memeriksa mur itu, terutama pada mobil muatan. Jika mur ini tidak kencang maka akan mengakibatkan drive shaft bergerak maju dan mundur. Akibat dari geraknya drive shaft maju dan mundur maka akan terjadi perubahan bidang singgungan pada ring gear dengan drive shaft.


No comments:

Post a Comment