Monday, 18 January 2016

Pemeliharaan Karburator dan Pembongkaran Karburator yang Baik dan Benar

Pemeliharaan Karburator dan Pembongkaran Karburator yang Baik dan Benar adalah suatu keterampilan yang penting untuk dipelajari oleh orang yang ingin mengetahui tentang karburator. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Pemeliharaan Karburator dan Pembongkaran Karburator yang Baik dan Benar.
 

Kita akan membahas yang pertama yaitu Pemeliharaan karburator yang baik dan benar. Pemeliharaan karburator yang baik dan benar adalah teknik yang sangat berguna bagi anda. Dengan kita bisa memelihara karburator berarti karburator pada kendaraan kita akan lebih awet. Pemeliharaan karburator dapat dilakukan dengan cara:

1.    Pada saat mengisi bahan bakar harus disaring terlebih dahulu dengan sebaik-baiknya supaya bahan bakar tetap bersih.

2.    Saringan bensin dibersihkan, baik yang dipasang langsung dalam karburator ataupun pada saluran-salurannya.

3.    Dibersihkan dan dihembus dengan udara pada saluran-saluran pipa bensin.

4.    Saringan udara dibersihkan, dan dicuci dengan bensin.

5.    Pada saluran-saluran udara yang ke karburator harap dibersihkan.

6.    Pada pengabut (nosel) diperiksa, bersihkan dengan hembusan udara, barangkali ada kotoran-kotoran yang menempel.

7.    Jarum pelampung diperiksa, barangkali ada kotoran (kerak) atau mungkin sudah aus agar perlu diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

8.    Pada bagian-bagian karburator bersihkan dengan bensin, pada saluran minyak bersihkan dengan hembusan udara supaya debu-debunya hilang dan menjadi bersih lagi.

9.    Pada bagian luar bersihkan dengan menggunakan sikat yang lunak, bersihkanlah kerak-kerak karbon disekitar katup, tidak boleh memakai kawat untuk membersihkan saluran kecil.

10.  Pada permukaan gasket periksalah apakah ada keretakan, takikan atau ada benjolan.

11.  Pada pendorong katup periksalah apakah bekerja dengan halus dan dudukannya benar, untuk mengecek pada kedudukan yang tepat, hembuskannlah kembali sekali lagi dan sekarang dilihat apakah disitu ada kebocoran-kebocoran udara atau tidak.

12.  Pada ulir sekerup jet (pencampur) dan lubang-lubangnya harap diperiksa apakah masih baik atau sudah rusak.


13.  Pada torak pompa harap diperiksa dari kerusakan pada bagian yang meluncur, kerusakan kulit dan apakah kerja pompa di lubang bornya baik atau tidak, pada pegasnya juga diperiksa apakah sudah berkarat atau sudah lemah.

14.  Pada katup percepatan tinggi diperiksa apakah kerjanya baik (gerakannya halus) dan kelonggaran ke arah sumbu. Jika katup kecepatan tinggi sudah rusak maka disarankan menggantinya dengan yang baru.


Sekarang yang kedua yang akan kita bahas adalah Pembongkaran karburator  yang baik dan benar. Cara membongkar karburator yang baik dan benar ada beberapa langkah, yaitu:

1.    Silahkan anda lepas dulu hubungan dengan saluran masuk dan saluran buang dengan cara melepas tali pengikatnya.

2.    Baut-baut pengikat dari badan dilepaskan.

3.    Karburator tersebut sekarang dikeluarkan.

4.    Bagian-bagian karburator dibongkar.

5.    Cucilah dengan menggunakan bensin karburator tersebut beserta bagian-bagiannya, seandainya masih ada kotoran yang tertinggal di nosel atau pada lubang-lubang salurannya maka silahkan anda bersihkan dengan memakai kuas, jangan membersihkan memakai kawat atau benda yang keras lainnya, sebab jika terjadi goresan atau cacat di nosel atau saluran tersebut akan dapat mempengaruhi pengaliran bahan bakarnya.

6.    Selanjutnya di tiuplah nosel beserta lubang saluran tersebut barangkali trdapat bagian-bagian yang telah aus sehingga membutuhkan pengganti jarum pelampung atau dudukannya maka gantilah kedua bagian itu bersamaan sebagai suatu kesatuan untuk menghindari dari kebocoran.


7.    Tidak boleh sekali-kali mengubah ketentuan tinggi pelampung hanya karena anda ingin merubah memperbaiki daya mesin tapi carilah dibagian-bagian mesin yang lainnya yang berhubungan dengan daya mesin tersebut.

No comments:

Post a Comment