Wednesday, 20 January 2016

Memeriksa Sistem Pendinginan yang Benar

Pada hakekatnya setiap mobil membutuhkan sistem pendinginan. Sistem pendingan ini dalam mobil sangat  penting sekali. Karena dengan terdapatnya sistem pendidingan ini mesin dapat diatur temperaturnya. Kita misalkan dapat mengatur temperaturnya seperti di bawah ini:

1.    Jangan sampai terlau panas pada musim panas.

2.    Jangan sampai terlalu dingin ketika pada musim dingin.


Campuran yang ada pada sistem pendidingan antara lain:

1.    Ada airnya

2.    Ada sejenis zat anti beku

3.    Ada sejenis inhibitor yang menjaga supaya sisitem pendingin ini tidak terganggu karat dan kotoran.

Dalam sistem pendinginan mobil kita harus di rawat dan di periksa secara teratur. Jika kita melakukan pemeriksaan dan perawatan akan mudah sekali jika mobil kita ada tangki khusus sebagai pendinginan mesin di mobil kita. Seandainya mobil kita tidak dilengkapi dengan tangki yang seperti itu , maka sebaiknya anda melakukan cara-cara seperti di bawah ini:

1.    Seandainya kita sudah lama tidak memakai mobil kita, maka mesinnya akan dingin. Cara untuk menyalakan mesinnya yaitu panaskan selama kurang lebih lima belas menit. Kalau mobilnya sudah dipanaskan maka temperatur mesin akan mencapai temperatur keadaan jalan.

2.    Mesin mobil jangan dimatikan. Anda bisa menjalankan terus dengan pelan-pelan dan dengan teratur. Jika anda menjalankan mobil dengan pelan dan teratur maka kita akan mendapatkan temperatur yang stabil.

3.    Akan tetapi jika mesin menjadi terlalu panas, maka kita bisa mematikan dulu. Kita angkat tutup mesinnya dan kita bisa mendinginkan selama kurang lebih dua puluh menit.

4.    Sekarang kita bisa mulai mengangkat kap radiator dengan berhati-hati.

Yang perlu kita perhatikan ialah air pada pendingin itu panas dan juga penuh dengan tekanan, oleh karena itu kita harus mematuhi langkah seperti di bawah ini:

1.    Pertama kita harus memegangi kap atau tutup radiator dengan menggunakan lap yang berat dan tebal.

2.    Yang kedua kita harus memutar kap tersebut pelan-pelan. Putarannya harus melawan arah jarum jam.

3.    Yang ketiga adalah jika sampai ada pancaran panas dari radiator maka kita bersiap-siaplah untuk melompat kepinggir atau kebelakang.


Ada beberapa tutup radiator yang memiliki bukaan khusus, bukaan ini bisa di angkat ke atas sehingga dapat mengurangi tekanan yang ada di dalam radiator tersebut. Akan tetapi mobil yang jenis lain tidak memiliki bukaan seperti itu akan tetapi terdapat sejenis bukaan yang harus diputar sedikit untuk mengeluarkan tekanan tersebut, selanjutnya ditekan ke bawah dan diputar lagi untuk melepaskan semua tutup radiator itu.

Tutup radiator sekarang telah terbuka dan kita bisa melanjutkan diperiksa dengan langkah dibawah ini:

1.  Kita akan mengambil sedikit contoh dari pendingin.

2.  Pendingin tersebut kita masukan ke dalam hidrometer berskala untuk mengetes anti bekunya.

3.  Kita bisa melakukan cara itu dengan memencet bola karet yang ada pada alat pencetan itu.

4.  Skala yang tertulis di situ silahkan diperiksa.

5.  Kita bisa membandingkan itu dengan jumlah bola yang mengapung atau bisa juga kita membandingkan dengan indikator yang mengapung.

6.  Alat pengetes ini pada dasarnya memiliki daftar khusus yang bisa menerangkan beberapa banyak sebetulnya proteksi anti beku yang dimiliki.

7.  Jika pada tester tersebut menyatakan bahwa proteksi di bawah temperatur normal sampai -20°F, maka hal ini cukup untuk daerah tertentu, akan tetapi jika didaerah yang dingin sekali maka harusnya sistem pendinginan mobilnya bisa mencapai -3°F. Supaya kita bisa mendapatkan pendinginan sampai serendah ini, maka kita harus mematikan mesin dan kita buka lubang pembuangannya pelan-pelan dan selanjutnya akan mengeluarkan 2,8 liter air pendingin.


8.  Perlu kita ketahui bahwa radiator itu panas. Anda jangan sampai melukai diri anda sendiri. Sekarang anda bisa menutup lubang pembuangannya itu dan untuk pengganti pendingin yang dibuang barusan adalah anda harus memasukan 5,6 liter zat anti beku.

No comments:

Post a Comment