Sunday, 17 January 2016

Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (4)

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul: Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (3). Sebaiknya anda membaca dulu artikel sebelumnya yaitu Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (3).

Baiklah kita sekarang akan langsung membahas kelanjutan dari penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus. Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus antara lain:

j.   Herpes Simpleks


Penyakit herpes simpleks ini penyebabnya adalah virus anggota famili Herpesviridae. virus anggota famili Herpesviridae ini menyerang kulit dan selaput lendir. Virus herpes simpleks dapat menyerang orang dewasa, anak-anak, dan bayi.

Penyakit herpes simpleks biasanya mengenai kulit, alat kelamin, mulut, bibir, mata, dan kadang-kadang otak. Pada infeksi pertama biasanya bersifat setempat dan cenderung hilang timbul. Virus herpes simpleks akan masuk ke dalam tubuh melewati luka yang kecil. Di bayi, virus herpes simpleks sering ditularkan di kala bayi dilahirkan. Penularan virus herpes simpleks juga bisa melalui hubungan seksual.

Ciri-ciri utama jika  manusia terkena virus herpes simpleks adalah munculnya gelembung-gelembung kecil, kecuali pada otak dan mata. Gelembung itu sangat mudah pecah. Jika menginfeksi di alat kelamin dapat diperkirakan merupakan salah satu faktor penyebab tumor ganas pada daerah genitalia itu.

k.  Rabies

Penyakit rabies di sebabkan oleh virus rabies. Sebenarnya rabies adalah penyakit yang menyerang hewan atau binatang, contohnya kucing, anjing, dan kelelawar pengisap darah. Seandainya hewan menderita penyakit rabies maka hewan tersebut menunjukan tingkah laku yang agresif atau kelumpuhan.

Virus rabies dapat menular kepada manusia dengan cara hewan yang terkena rabies menggigit manusia itu. Sesudah masa inkubasi yang sangat bervariasi, akan muncul gejala kesemutan di sekitar luka yang digigit hewan tersebut, otot tegang, dan perasaan gelisah. Kalau gangguan pada fungsi otak, misalnya hilangnya kesadaran, ini terjadi kurang lebih satu minggu kemudian. Masa inkubasi pada virus rabies dari 13 hari sampai 2 tahun (rata-rata 20-60 hari). Penyakit rabies ini berbahaya sekali pada manusia karena rabies sering menimbulkan kematian.

Teori dari Vaughan dapat dijadikan sebagai panduan untuk menghadapi penyakit rabies. Teori dari Vaughan itu antara lain:

1.  Seandainya binatang yang menggigit tidak memunculkan gejala rabies dalam waktu antara 5-7 hari sesudah menggigit, maka anda dapat menganggap bahwa gigitan tersebut tidak mengandung virus rabies.


2.  Tidak semua hewan yang terkena penyakit rabies itu mengeluarkan virus rabies di ludahnya.

3.  Pada gigitan kucing itu lebih bahaya jika dibandingkan dengan gigitan pada anjing, sebab kemungkinan terdapatnya virus di ludah kucing yang terkena rabies lebih besar (90%) daripada di ludah anjing (45%).

4.  Vaksinasi pada binatang adalah suatu cara pencegahan penyakit rabies pada binatang.

l.   SARS

Di negara Cina sekitar akhir tahun 2002 pertama kali muncul penyakit SARS (severe acute respiratory syndrome). Pada tahun 2003 kasus penyekit SARS menyebar di dunia dan mengakibatkan sedikitnya 813 orang yang meninggal dunia. Penyakit SARS penyebabnya adalah coronavirus yang dapat berakibat pada penderita mengalami gejala-gejala seperti orang terkena penyakit pneumonia sehingga penyakit SARS ini disebut juga dengan CVP (coronavirus pneumonia).

Jika kita mengetahui bahwa coronavirus adalah golongan virus yang menyebabkan penyakit tidak berbahaya. Contohnya flu dan diare. SARS disebabkan oleh virus yang diduga merupakan hasil mutasi dari virus yang terdapat di hewan mamalia misalnya rakun dan musang.

Ciri-ciri awal jika seseorang terkena SARS ialah demam tinggi lebih dari 38°C yang disertai menggigil, nyeri tubuh, lesu, dan sakit kepala. Sesudah itu, 3-7 hari kemudian penderita SARS akan mengalami batuk kering dan gangguan pernapasan.

Penyakit SARS dapat ditularkan melalui kontak erat dengan penderita dan  melalui kontak percikan cairan, contohnya bersin dan batuk.Upaya untuk pencegahan supaya tidak tertular penyakit SARS contohnya kita sering-seringlah kita mencuci tangan kita menggunakan sabun atau alkohol 70%. Di sarankan sebaiknya tidak boleh menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor. Untuk mencegah penyebaran virus seandainya sedang batuk atau pilek sebaiknya menggunakan masker.   


No comments:

Post a Comment