Sunday, 10 January 2016

Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (3)

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (2). Sebaiknya anda membaca dulu artikel sebelumnya yaitu Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (2).

Baiklah kita sekarang akan langsung membahas kelanjutan dari penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus. Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus antara lain:

g.  Gondong

Penyakit gondong penyebabnya adalah golongan virus paramyxovirus. Virus paramyxovirus hanya memiliki RNA saja. Paramyxovirus bisa berkembang di jaringan otak, selaput otak, glandula parotid, testis, pankreas, dan kadang-kadang di hati.


Pada penyakit gondong ini biasanya ditandai dengan pembengkakan dibelakang kelenjar parotid yang berdekatan dengan telinga sebab peradangan diakibakan oleh infeksi.

Penularan penyakit gondong ini terjadi melalui ludah, urin, muntahan, dan kontak langsung dengan penderita. Gejala yang lain jika terkena penyakit gondong ialah suhu badan 39,5°C, demam, nyeri otot, nyeri anggota gerak, dan sakit kepala.

h.  AIDS

AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) ialah penurunan sistem kekebalan yang dikarenakan oleh HIV (human immunodeficiency virus).

HIV ialah virus golongan retrovirus yang memiliki 2 molekul RNA. Virus HIV tersebut diperkirakan asalnya dari virus kera Afrika yang sudah mengalami mutasi.

Cara penularan AIDS itu berbeda dengan cara penularan penyakit akibat virus yang lainnya. Kenapa penularannya berbeda, karena disebabkan virus HIV akan langsung mati seandainya terdedah pada udara terbuka. Virus HIV ini tidak dapat menular melalui udara, melalui gigitan serangga, ataupun kontak biasa. Virus HIV juga tidak dapat menular melalui batuk, bersin, menggunakan peralatan makan, mandi yang sama, dan jabat tangan. Virus HIV dapat menular melalui hubungan seksual, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan tranfusi darah. Virus HIV juga bisa ditularkan dari ibu yang terinfeksi virus HIV kepada bayi yang dikandungnya.

Virus HIV masa inkubasinya bisa berlangsung dalam hitungan bulan bahkan bisa juga hitungan tahun. Jika manusia terinfeksi virus HIV maka manusia itu tidak langsung menunjukkan gejala sakit yang parah pada manusia itu. Tetapi, Virus HIV yang diam di dalam tubuh penderita itu akan bereproduksi dan menyerang pada sistem kekebalan tubuh manusia itu. Tubuh manusia si penderita AIDS itu akan semakin mudah terserang penyakit, dikarenakan kekebalan tubuh yang semakin menurun. Penyakit yang umumnya diderita oleh manusia yang terinfeksi virus HIV misalnya gagal jantung, penurunan berat badan, kanker, pnemoia, dan diare.

Pada penderita virus HIV, virus HIV banyak terkonsentrasi dalam cairan tubuh, misalnya darah, air susu, cairan vagina, dan cairan mani. Jika sekali virus HIV menginfeksi penderita, virus HIV ini akan terus ada sepanjang hidup penderita itu.

i.   Ebola


Virus Ebola ditemukan di Sudan dan Zaire pada tahn 1976. Habitat virus ebola ini berada di alam belum diketahui, demikian pula proses virus ebola ini menjadi epidemik juga belum diketahui. Virus Ebola ini bisa hidup pada atmosfer selama bebrapa menit, selanjutnya akan mati dikarenakan terkena sinar ultraviolet. Pada saat ini, virus ebola adalah virus yang paling berbahaya pada manusia. Virus ebola dapat merusak jaringan dan sel tubuh dan bisa juga menyebabkan kematian.

Ciri-ciri awal jika manusia terkena virus ebola itu hampir sama dengan gejala influenza misalnya demam, menggigil, nafsu makan hilang, nyeri otot, dan sakit kepala. Ciri-ciri seperti ini akan muncul sesudah tiga hari terinfeksi. Virus ebola akan menyerang darah. Sel darah yang rusak akan menyumbat kapiler darah dan akan menimbulkan kulit melepuh, memar, dan bahkan larut seperti kertas basah.

Jika manusia yang terkena virus ebola ini sudah menginjak pada hari ke enam, maka darah akan keluar dari mata, telinga dan hidung. Selain penderita mengalami seperti itu, penderita virus ebola juga memuntahkan cairan hitam yang merupakan jaringan dalam tubuh yang hancur. Jika sudah hari ke sembilan, biasanya penderita virus ebola itu akan meninggal dunia.

Virus Ebola dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita ebola itu, contohnya darah, keingat, feses, urin, dan ludah. Sampai saat sekarang belum ditemukan penyembuhannya.

Untuk melanjutkan artikel ini sebaiknya anda membaca artikel yang berjudul Lanjutan Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus (4).



No comments:

Post a Comment