Friday, 22 January 2016

Kebocoran Pada Sistem Pendingin Mobil

Kebocoran Pada Sistem Pendingin Mobil memang bahaya sekali jika dibiarkan terus. Kebocoran ini dapat merusak mobil itu sendiri dan juga bisa membahayakan pengemudinya. Oleh karena itu kita disarankan mengetahui identifikasi pada kebocoran sistem pendingin mobil itu.


Kebocoran pada sistem pendingin mobil dapat diidentifikasikan sebagai berikut:

a.  Pada Tutup (kap) Radiator Terjadi Kebocoran

Jika di air pendingin yang bocor melewati tutup radiatornya bisa diakibatkan oleh perkaitan antara radiator dan tutupnya tidak rapat. Dengan tidak rapatnya tutup dan radiatornya itu maka sil yang ada pada tutup radiator tidak bisa mengatasi kebocoran air pendingin tersebut. Terutama jika air pendingin sudah mencapai temperatur ukuran tertentu. Kalau sudah seperti demikian maka akibatnya tekanan di dalam radiator juga nanti akan mengalami kenaikan, akibatnya akan menimbulkan tekanan yaitu uap air saja. Uap air ini nanti akan keluar ke atmosfir melewati sil. Jika ada guncangan pada radiator kebocoran ini akan lebih jelas lagi.

b.  Pada Solderan-solderan Radiator terjadi Kebocoran

Akan dilokalisir terlebih dahulu bagian yang disolder yaitu seperti dibawah ini:
1.    Pada bagian Leher pengisi dengan tangki atas.
2.    Pada bagian tangki atas pipa-pipa kapiler.
3.    Pada bagian saluran pembuang dengan tangki bawah.
4.    Pada bagian saluran buang radiator dengan tangki bawah.

Pada solderan yang dibuat untuk menyambung ke bagian radiatornya bisa terjadi kerusakan, dengan demikan bisa mengakibatkan kebocoran air pendinginnya. Kalau kita teliti lebih dalam ternyata sebab kerusakan pada solderan ini ditimbulka oleh faktor jangka waktu pemakaian, selain itu bisa juga ditimbulkan karena tingkat panas yang melebihi angka limit.

c.  Pada Sistem Sambungan Selang Radiator Terjadi Kebocoran

Guna untuk menghubungkan radiator dengan mesin pada umumnya akan digunakanlah selang yang tahan panas. Pada selang-selang di radiator ini akan dipasangkan di saluran buang (outlet) tangki bawah dengan saluran masuk (inlet) pompa air dan juga menggunakan klem untuk pengikatnya. Selain itu juga sama halnya dengan saluran masuk (inlet) pendingin pada mesin. Pendingin itu akan dihubungkan oleh selang dan nanti akan deisekat dengan menggunakan klem.


Seandainya cengkeraman selang dan klem tidak dalam keadaan baik, maka akibatnya adalah kebocoran air pendingin akan terjadi di daerah itu. Dan juga bisa berakibat lebih parah lagi jika terjadi kebocoran pada selang karena diakibatkan kemampuan selang terhadap panas dan tekanannya tidak baik lagi. Ada beberapa jenis mesin tertentu pada saluran bypasnya diletakan di luar mesin tersebut. Jadi bypasnya sendiri dengan menghubungkan saluran outlet air pendingin di mesin sebelum terjadi termostat dengan inlet pompa air. Kedua bagian itu dihubungkan dengan selang. Selain itu juga harus dicengkeram dengan menggunakan klem. Dibagian klem ini juga kadang bisa mengalami kebocoran.

d.  Pada Pompa Oli terjadi Kebocoran

Struktur pompa air memang dibuatkan dengan saluran tekanannya langsung berhubungan dengan mantel air diblok mesinnya. Selain itu untuk menanggulangi terjadinya kebocoran di antaranya maka dipasangkan paking. Dengan dipasangkan paking sehingga jika paking itu rusak atau robek dan terlalu tipis bisa terjadi kebocoran air pendingin. Jika bagian pinggir dari saluran tekan itu rusak disebabkan oleh karat sehingga bagaimanapun paking tidak bisa mencegah terjadinya kebocoran air pada daerah sekitar yang sudah keropos karena disebabkan oleh karat tersebut.

Supaya daun kipas (sudu-sudu) pompa bisa bekerja dengan baik, maka daun kipas itu sebaiknya dihubungkan ke bagian puli dengan sebatang poros . Dengan demikian di poros itu juga dipasangkan sil yang berguna untuk menanggulangi air yang akan bocor dari daerah itu. Dengan demikian jika sil mengalami peristiwa gangguan, contohnya robek atau kekenyalan pada karetnya sudah tidak bagus lagi, maka akan menimbulka kebocoran dari wilayah pada poros pompa tersebut. 

No comments:

Post a Comment