Monday, 11 January 2016

Gangguan Poros Gardan dan cara pemeriksaannya

Gangguan poros gardan dan cara pemeriksaannya sangat bermanfaat untuk dipelajari oleh siapa saja yang ingin mendalami otomotif. Bailah kita akan langsung membahasnya sekarang.

A. Gangguan di poros gardan misalnya:
1.  Pada bagian yang berputar jadi aus (suaranya terdengar memukul-mukul).
2.  Pada bantalan jarum jadi kering sebab pelumasannya kurang (kalau kita mendengar suaranya terdengar mencicit).
3.  Jika kita melepaskan pedal kopling tidak dilakukan secara perlahan-lahan maka akan mengakibatkan lubang kanvas karet sobek atau bautnya dengan mur longgar.
4.  Jika ada tanda-tanda persneling terjadi getaran, ini biasanya sebabnya pemasangan garpu dari as gardan tidak searah.


B. Pada As penggerak ada getaran disebabkan karena:
1.  Telah terjadi aus pada as penggerak.
2.  Pada as penggerak terjadi pembengkokan.
3.  Terjadi ketidakseimbangan pada as penggerak.
4.  Pada as penggerak sudah tidak satu garis lagi.
5.  Pada dudukan mesinnya sudah kendor atau aus.

C. Terjadi Suara beisik pada As penggerak disebabkan oleh:
1.  Telah terjadi keausan pada sambungan as penggerak.
2.  Telah terjadi kerusakan pada sambungan as penggerak.

D. Tidak dapat jalan pada As penggerak disebabkan antara lain:
1.  Pada sambungan penggrak telah putus atau lepas.
2.  Pada poros penggerak telah putus atau lepas.
3.  Pada dudukan as penggerak telah putus atau lepas.

E. Di dalam rumah alat diferensial terjadi suara ribut disebabkan antara lain:
1.  Dalam bak diferensial terjadi kekurangan minyak pelumas.
2.  Minyak pelumas dalam rumah diferensial dalam keadaan membeku.
3.  Sudah terjadi keausan pada gigi-giri dari pinion dan roda.
4.  Telah terjadi keausan atau kocak atau sudah longgar pada bantalan peluru pinion dan roda.

F.  Ketika motor mulai menarik kendaraan terdengar suara mendengung atau ribut, penyebabnya antara lain:
1.  Dalam menyetel gigi dari pinion terlalu rapat.
2.  Dalam menyetel gigi dari roda terlalu rapat.

G. Pada sikap persneling netral memberikan suara disebabkan karena:
1.  Pada gigi pinion dan roda penyetelannya terlalu renggang.
2.  Pada waktu berbelok memberikan suara.
3.  Sudah dalam kondisi aus pada roda gigi satelit.
4.  Telah aus pada balok jarak antara roda gigi satelit.
5.  Terlalu sering sekali ditambah minyak lumas alat diferensial.
6.  Sudah tidak bekerja lagi dicincin pembalik minyak pada jembatan belakang.
7.  Terdapat kebocoran pada rumah diferensial karena pelapis tutup rumah diferensial sudah mati.
8.  Sering terjadi patah pada AS roda belakang.

Pemeriksaan Poros Gardan


A. Pembongkaran
1.  Pertama lepas dulu sambungan pada universal dari diferensial dan bantalan penyangga yang tengah dari rangka (seandainya digunakan) setelah itu selanjutnya lepaskan poros propeller.
2.  Poros propeller sebelum dilepas dari flens penyambung jangan lupa untuk memberi tanda pemasangan.
3.  Untuk mencegah kebocoran oli maka masukkan peralatan khusus ke dalam ujung belakang dari rumah transmisi.
4.  Di atas bangku kerja harap disiapkan poros propeller.
5.  Pemasangan flens yoke dan poros propeller harap diberi tanda.
6.  Langkah yang selanjutnya adalah lepaskanlah map ring dan buka bantalan spider / jarum bagian belakang.
7.  Dari bantalan jarum/spider bagian depan lakukan kegiatan membuka dan melepas ring.
8.  Selanjutnya tekanlah ujung yang satu dari bantalan jarum dengan menggunakan ragum dan soket yang ukurannya 14 mm dan 21 mm sehingga mengakibatkan sisi lainnya dari bantalan jarum masuk kedallam soket ukuran 21 cm.
8.  Langkah yang terakhir dari proses pembongkaran yaitu pukul poros propeller hingga bantalan jarum kelihatan menonjol selanjutnya bantalan jarum ditarik keluar dan jaga bantalan agar tidak boleh berjatuhan.

B. Pemeriksaan
1.  Langkah pertama cucilah pada bagian yang dibongkar dan periksa barangkali rusak atau aus atau berkarat.
2.  Langkah kedua yaitu periksa bagian yang diberi nomor barangkali aus atau rusak dan berubah bentuk.
3.  Langkah yang ketiga adalah periksalah bagian-bagian yang mungkin aus atau rusak atau berubah bentuk pada yoke sambungan dengan selubung.
4.  Langkah yang terakhir adalah periksa yoke flens sambungan universal barangkali aus dan rusak.





No comments:

Post a Comment