Thursday, 14 January 2016

Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar--Lanjutan 2

Sebelum membaca artikel ini sebaiknya anda membaca dulu artikel dengan judul: Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar (1). Karena artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar (1)”. Baiklah kita akan langsung membahas mengenai Cara memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar.


Cara Memperbaiki Gangguan pada Karbrator dengan Benar yaitu:

7.  Pada percepatan gas (akselerasi) kurang baik

Pada percepatan gas (akselerasi) kurang baik itu disebabkan dari beberapa faktor dan cara memperbaikinya pun sangat mudah. Berikut akan dipaparkan penyebab dan perbaikannya jika pada percepatan gas (akselerasi) kurang baik yaitu:
a.  Pada throttel (tuas gas) setelannya kurang baik.
b.  Kurang baik kerjannya pada pompa percepatan.
c.  Silahkan anda periksa sistem bahan bakar (saluran filter, pompa).
d.  Silahkan karburatornya anda bongkar dan selanjutnya perbaikilah pompa percepatannya.
e.  Pada pompa/gasket percepatannya telah bocor di membrannya.

8.  Pada percepatan tinggi kerja mesin tidak baik

Pada percepatan tinggi kerja mesin tidak baik disebabkan oleh:
a.  Tersumbatnya saringan udara
b.  Saringan atau saluran-saluran bahan bakar kotor.
c.  Pada karburator lubang vakumnya buntu.
d.  Terjadi kemacetan pada katup-katup.
e.  Pada cuk otomatis tidak bekerja dengan semestinya.
f.  Pada pengapung setelannya tak tepat atau terlalu rendah.

9.  Bahan bakar dan udara campurannya terlalu encer

Bahan bakar dan udara campurannya terlalu encer disebabkan oleh:
a.  Pada  nosel utama rusak, aus atau jenis dan ukurannya yang salah.
b.  Terjadi kemacetan atau sudah aus pada torak vakum.
c.  Permukaan bahan bakar tidak tepat tingginya.
d.  Sudah tidak bekerja dengan sewajarnya pada cuk otomatis.
e.  Telah terjadi keausan atau berkarat pada klep jarum dan tempat kedudukan.

10.  Pada persneling kurang baik dalam melakukan perpindahan


Pada persneling kurang baik dalam melakukan perpindahan disebabkan oleh:
a.  Telah aus atau sudah berkarat pada klep jarum dan tempat dudukannya.
b.  Sudah aus atau rusak pada pompa pedal gas dan sambungan pemadam.
c.  Tidak bekerja dengan sewajarnya pada cuk otomatis.
d.  Terjadi ketidakberesan pada tinggi permukaan bahan bakar.
e.  Sudah tidak baik pada klep pengatur pemasukan pompa pedal gas.
f.  Sudah tidak baik pada pelepasan pompa pedal gas.
g.  Telah aus atau kendor di torak pada pompa pedal gas.

11.  Terjadi banjir (meluap) pada karburator

Terjadi banjir (meluap) pada karburator disebabkan oleh:
a.  Telah terjadi retak atau pecah pada badan karburator.
b.  Telah rusak pada paking-paking (gasket)
c.  Terlalu tinggi pada permukaan pelampung.
d.  Telah aus atau rusak pada klep jarum dan tempat dudukan.
e.  Terlalu tinggi pada tekanan pompa bahan bakar.

12.  Terlalu pekat dalam campuran bahan bakarnya

Terlalu pekat dalam campuran bahan bakarnya disebabkan oleh:
a.  Tersumbatnya pada pembersih udara
b.  Minyak dalam saringan (pembersih) udara terlalu banyak.

13.  Bensin meluap dari karburator

Bensin meluap dari karburator akibat pemakaian bahan bakar bensin yang boros dan karbutarator memberikan campuran bahan bakar gas yang pekat dan terjadi ledakan pada saluran buang (knalpot). Ketika motor mulai menarik kendaraan, putaran motor akan memberikan suara yang berketok-ketok. Hal ini bisa juga bisa juga memberikan akibat dalam saluran buang dan kenalpot akan membentuk arang karbon, ini disebabkan antara lain:
1.  Di dalam ruang pelampung, pelampungnya sudah tidak berfungsi (bermain)
2.  Sudah aus pada jarum pelampung pada rumahnya.
3.  Terjadi kelonggaran pada rumah dan jarum pelampung.
4.  Pada permukaan bensin di ruangan pelampung terlalu tinggi.
5.  Pada pelampungnya bocor.
                                
Untuk melanjutkan artikel ini silahkan anda membaca artikel yang berjudul: Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar--Lanjutan 3.


No comments:

Post a Comment