Saturday, 16 January 2016

Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar--Lanjutan 4

Sebelum membaca artikel ini sebaiknya anda membaca dulu artikel dengan judul: Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar--Lanjutan 3. Karena artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar--Lanjutan 3”. Baiklah kita akan langsung membahas mengenai Cara memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar.


Cara Memperbaiki Gangguan pada Karbrator dengan Benar yaitu:

22.  Pada motor yang dalam kondisi dingin terus dihidupkan setelah itu berhenti lagi.

Pada motor yang dalam kondisi dingin terus dihidupkan setelah itu berhenti lagi disebabkan oleh:
a.  Terlalu kecil lubang dari pemancar (nosel) stasioner.
b.  Terlalu lebar pemasukan udara ke dalam saluran stasioner.
c.  Tersumbat atau terdapat kotoran pada pemancar stasioner/saluran stasioner.
d.  Bahan bakarnya tercampur dengan air.

23.  Tertutupnya pada lubang udara dari tangki bensin

Tertutupnya pada lubang udara dari tangki bensin disebabkan oleh:
a.  Terlalu rendahnya permukaan bensin di dalam ruangan.
b.  Tidak teraturnya motor berputar tanpa beban (stasioner).

Letak gangguan tertutupnya pada lubang udara dari tangki bensin terdapat pada:
a.  Terlalu kecil lubang dari nosel stasioner.
b.  Terlalu lebar pada saat pemasukan udara ke saluran stasioner.
c.  Terdapat kotoran pada baut pengatur stasioner.

24.  Ketika kendaraan berjalan, motor berputar tidak teratur dan meloncat-loncat atau ketika kendaraan berjalan terus tiba-tiba motor berhenti sendiri.

Ketika kendaraan berjalan, motor berputar tidak teratur dan meloncat-loncat atau ketika kendaraan berjalan terus motor tiba-tiba berhenti sendiri di sebabkan oleh:
a.  Tersumbatnya saringan bensin di dalam karburator.
b.  Bahan bakar tercampur dengan air.
c.  Kotoran menutup lubang udara dari tangki bensin.
d.  Terlalu rendah permukaan bensin di dalam ruang pelampung.
e.  Terdapat air di dalam karburator.
f.  Tersumbatnya sebagian pada saluran bensin di dalam karburator.

25.  Ledakan-ledakan pada saluran masuk atau pada karburator, motor menjadi terlalu panas, tarikan dari motor kurang sempurna.


Ledakan-ledakan pada saluran masuk atau pada karburator, motor menjadi terlalu panas, tarikan dari motor kurang sempurna di sebabkan oleh:
a.  Sebagian tertutup oleh kotoran pada nosel stasioner atau saluran stasioner.
b.  Bahan bakar mengandung air.
c.  Terlalu rendah pada permukaan bensin di dalam ruang pelampung.
d.  Terlampau besar pada lubang nosel kompensasi.
e.  Terdapat air dan bocor  udara di dalam karburator.
f.  Terlampau banyak pada sistem kompensasi udaranya.

26.  Mesin tidak hidup meskipun starter memutar mesin

Mesin tidak hidup meskipun starter memutar mesin di sebabkan oleh:
a.  Pada campuran terlampau banyak bensin (terlampau kaya) atau terlampau lemah.
b.  Bila pipa itu kering berarti bahwa campuran terlampau lemah atau tidak ada pemasukan bahan bakar, itu mungkin pada setelan cuknya harus di atur kembali.
c.  Pada katup trotel tertutup penuh sehingga campuran tidak dapat masuk dalam silinder.
d.  Kurang sempurnanya pada instalasi bahan bakar.
e.  Tersangkutnya katup jarum dalam keadaan terbuka.
f.  Terlalu banyaknya bansin masuk ke dalam silinder melalui kamar pelampung dan alat nosel atau penyemprot.
g.  Tidak ada bensin masuk ke dalam silinder karena katup jarum tersangkut dalam posisi tertutup.
h.  Tersumbatnya alat penyemprot.


Demikian adalah artikel mengenai Cara Memperbaiki Gangguan pada Karburator dengan Benar. Dengan kita mempelajari cara memperbaiki gangguan pada karburator dengan benar maka pengetahuan kita akan bertambah banyak. Kita bisa memperbaiki sendiri atau mereparasi sendiri seandainya karburator kita ada gangguan. Bagi yang ingin mendalami dunia teknik otomotif, artikel ini juga bisa dijadikan dasar pengetahuan, supaya dalam mempelajari teknik otomotif nanti akan menjadi lebih mudah untuk dipahami. 

No comments:

Post a Comment