Monday, 19 October 2015

Pantun yang disukai Banyak Orang dan Contoh-contoh Pantun

Pantun yang disukai banyak orang dan contoh-contoh pantun ini memang pantunnya sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menulis pantun. Sebelum kita membuat contoh-contoh pantun, alangkah baiknya jika kita tahu dulu apa pengertian pantun itu. Pantun adalah puisi lama yang jumlah baitnya empat baris. Selain itu dalam pantun sajaknya adalah a-b-a-b. Jumlah suku kata dalam setiap baris adalah 8-12 suku kata. Pantun jenisnya sangat banyak sekali. Jenis pantun misalnya pantun nasihat, pantun jenaka, pantun agama, pantun cinta dan lain-lain. 

Pantun manfaatnya sangat banyak sekali. Manfaat pantun antara lain untuk menasehati seseorang, menghibur seseorang, merayu seseorang dan lain-lainnya. Biasanya kalau masa remaja sukanya pantun cinta karena untuk merayu pacarnya. Kalau orang tua biasanya sukanya pantun agama karena untuk mendapatkan inspirasi mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pantun nasihat juga disukai oleh orang tua karena bermanfaat untuk menasihati anak-anaknya supaya menjadi anak yang soleh, solehah, berbakti kepada orangtua, serta menjadi anak yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Manfaat pantun yang lain adalah bahwa pantun ternyata dapat mencerdaskan otak. Karena kita jika membuat pantun itu berpikir kreatif sehingga otak kita menjadi cerdas.  

Contoh-Contoh Pantun

Angin dingin menusuk kalbu
Angin panas membakar kulit
Hati ini sedang rindu
Memikirkan kamu di seberang bukit


Ayam berkokok dipagi hari
Ayam jago berwarna merah
Siapa marah dipagi hari
Tiada guna dikau marah


Air laut rasanya asin
Air susu penyembuh dahaga
Jangan engku merasa miskin
Selagi engkau mau berusaha


Berjalan mendagi gunung
Sambil membawa ketan ditangan
Jangan biarkan hati termenung
Kreativitas harus kita galakan


Ikan hiu berenang dilaut
Bertemu ikan lumba-lumba
Jangan biarkan hati kalut
Tinggalkan semua duka lara



Ayam jago jumlahnya lima
Mati satu tinggal empat
Kenapa kamu melakukan dosa
Ayo segera bertaubat


Memakai telpon di siang hari
Minum jahe penghangat badan
Hati ini telah terobati
Ketika kita saling berduaan


Makan nasi merah di waktu senja
Minumnya teh di siang hari
Hati ini begitu terpesona
Melihat wajah seperti bidadari


Burung nuri hinggap di pohon jati
Burung merpati hinggap dipohon kurma
Janganlah engkau iri hati
Lapangkan dada pasti akan lega


Hujan rintik di pagi hari
Ada katak melompat ke sumur
Marilah kita bersilaturohmi
Untuk menambah panajang umur


Ikan gurami badanya besar
Ikan piranha sedang makan
Mari kita hidup bersabar
Demi menjaga keutuhan


Angin sepoi-sepoi dipagi hari
Sambil makan kelapa muda
Melihat gadis berwajah berseri
Hati riang ingin menyapa


Ombak dilaut berkejar-kejaran
Menabrak batu karang besar
Janganlah kamu pernah tinggalkan
Cinta yang sudah lama mekar




Perahu berlayar ketepian
Tinggalkan ombak yang besar
Jangan pernah kau pikirkan
Untuk lakukan tindakan kasar


Rajawali terbang tinggi ke awan
Menatap dengan matanya yang tajam
Ayo kita berjuang kawan
Demi masa depan yang tentram


Harimau menerkam kijang
Kijang tidak bisa melawan
Janganlah engkau ragu dan bimbang
Untuk menentukan pilihan


Angin berembus dari timur
Daun kelapa bergoyang-goyang
Jika kita selalu jujur
Maka teman banyak yang sayang


Ikan lumba-lumba meloncat-loncat
Ikan paus menuju dasar samudra
Orang islam wajib zakat
Untuk membersihkan kita dari dosa


Burung merpati warnanya putih
Terbang menghinggap di pohon kelapa
Kita punya ilmu wajib dilatih
Supaya tidak hilang dari kita


Ikan emas dimakan ular
Air jernih banyak yang suka
Orang itu tubuhnya kekar
Karena rajin berolah raga


Daun pisang dimakan kambing
Kambingnya berwarna cokelat
Anak-anak harus selalu dibimbing
Supaya tidak tersesat


Buah apel enak rasanya
Airnya manis sekali
Kita harus sopan kepada sesama
Supaya kita disukai
























No comments:

Post a Comment