Friday, 16 October 2015

Memahami Rangkaian Listrik dan Arah Arus Listrik secara Benar

Memahami rangkaian listrik dan arah arus listrik secara benar adalah suatu pembahasan yang sangat bermanfaat untuk dipahami oleh siapa saja yang ingin belajar tentang Teknik Listrik. Rangkaian listrik dan arus listrik ini sangat saling berkaitan. Baiklah kita akan pelajari dari yang pertama yaitu rangkaian listrik. Rangkaian listrik memang bermacam-macam. Intinya rangkaian listrik dirangakai dengan baik dan benar supaya pengguna akan merasakan kenyamanan dalam memakai rangkaian listrik tersebut.


Di dalam rangkaian listrik, bahwa yang disebut sebagai beban atau pemakai yang terhubung dengan sumber tegangan melalui suatu penghantar baik penghantar masuk maupun penghantar keluar itu adalah peralatan listrik. Nah, sekarang yang di maksud rangkain arus adalah elektron-elektron bebas bergerak dari pembangkit tegangan kembali ke tempatnya semula melalui jalan yang tertutup. Elektron-elektron bebas itu adalah yang bertanggung jawab adanya arus. Pembangkit tegangan adalah faktor penting dalam rangkaian arus lsitrik. Karena jika kita menelah lebih dalam bahwa rangkain arus listrik sederhana adalah rangkaian listrik yang terdiri atas pembangkit tegangan.


Rankaian penghantar tertutup adalah suatu rangkaian listrik yang penting karena arus listrik hanya dapat mengalir dalam suatu rangkaian penghantar tertutup. Jika anda memasang sendiri rangkaian listrik di rumah maka harus berhati-hati. Jika anda menggunakan saklar maka anda harus memasang saklar dengan baik dan benar. Dengan kita memasang saklar pada rangkaian listrik maka kita dapat memutus atau menghubungkan rangkaian listrik tersebut. Misalnya kita memasang lampu pijar, kalau malam kita menyalakan lampu dengan posisi saklar hidup atau on supaya lampu pijar itu menyala. Sedangkan waktu siang jika kita ingin mematikan lampu itu maka kita pencet tombol saklar itu dengan posisi mati atau off. Supaya listrik kita hemat waktu lampu tidak diguanakan sebaiknya dimatikan dengan bantuan saklar.

Sekarang kita akan membahas arah arus listrik. Jika kita telaah lebih dalam ternyanya arah arus itu ada dua, yaitu arah arus elektron dan arah arus secara teknik. Kedua arah arus itu sama-sama mengalirkan arus listrik. Kita akan membahas yang pertama dulu yaitu arah arus elektron. Arah arus elektron yaitu arus elektron mengalir dari kutub negatif pembangkit tegangan melalui beban menuju kutub positif. Jadi intinya arah arus elektron yaitu dari kutub negatif ke kutub positif.


Sekarang arah arus yang kedua adalah arah arus secara teknik. Arah arus secara teknik adalah arah arus listrik mengalir dari kutub positif pembangkit tegangan melalui beban menuju kutub negatif. Dari definisi tersebut maka ada perbedaan antara arah arus secara teknik dengan arah arus elektron. Jadi antara arah arus elektron dan arah arus secara teknik itu berbeda. Jika arah arus elektron itu adalah arus mengalir dari kutub negatif melewati beban terus menuju ke kutub positif, sedangkan jika arah arus secara teknik adalah arus mengalir dari kutub positif melewati beban terus menuju ke kutub negatif. Tadi arah elektron maupun arah arus secara teknik itu sama-sama melewati beban. Mungkin ada yang belum tahu, beban itu maksudnya apa? Beban yang dimaksud misalnya lampu pijat, resistor, setrika listrik dan lain-lain. Di dalam arus listrik itu antara kutub positif dengan kutub negatif tidak boleh bersentuhan langsung tanpa melewati sebuah beban. Jika terjadi sentuhan langsung tanpa melewati beban maka akan terjadi hubungan singkat atau kongslet. Di rumah kita kalau terjadi hubungan singkat atau kongslet maka biasanya meteran kita akan secara otomatis mati atau posisi off secara otomatis. Meteran itu tujuannya untuk mengamankan rumah kita supaya tidak terjadi hal-hal yang berbahaya jika listrik di rumah kita terjadi hubungan singkat atau kongkset.

No comments:

Post a Comment