Thursday, 8 October 2015

Memahami Atom dan Muatan Listrik di dalam Teknik Listrik

Memahami atom, Elektron, dan muatan listrik di dalam teknik listrik adalah salah satu hal yang penting dipelajari jika anda akan mendalami teknik listrik. Atom, elektron, muatan listrik memang suatu pelajaran yang asyik bila dipeajari. Baiklah langsung kita pelajari satu persatu.


Atom

Kata atom berasal dari bahasa yunani, yang artinya “tidak dapat dibagi”. Kita ambil contoh misalkan kita memotong suatu benda padat, misalnya kita memotong besi. Besi itu kita potong-potong menjadi bagian kecil-kecil. Bagian kecil-kecil itu kita potong lagi menjadi bagian yang sangat kecil sampai tidak dapat dibagi lagi. Nah, bagiah yang sangat kecil itu, yang sudah tidak dapat dibagi lagi itu namanya adalah atom. Semua benda padat pasti tersusun atas atom. Atom pada dasarnya susunannya mirip seperti sistem tata surya kita. Di dalam atom itu ada elektron, proton, dan nukleus.  

Muatan Listrik

Muatan listrik adalah suatu muatan yang ada energi lsitriknya. Inti atom dikelilingi elektron dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kecepatan elektron mengelilingi inti atom itu adalah ±2.200 km/detik. Itu sangat cepat sekali kan. Kalau anda membayangkan kecepatan elektron itu mengelilingi inti atom pasti akan sangat cepat sekali.


Gravitasi di dunia ini sangat penting sekali peranannya. Sebenarnya apakah yang dimaksud gravitasi itu. Gravitasi adalah tenaga yang menahan bumi tetap pada lintasannya. Inti atom dan gravitasi antara elektron-elektron belum mencukupi untuk menahan elektron secara keseluruhan. Elektron-elektron yang terjauh belum bisa ditahan pada lintasannya. Dengan demikian, harus ada tenaga lain yang membantu bekerja. Tenaga lain atau energi lain yang membantu bekerja menahan elektron-elektron agar tetap ditahan pada lintasannya yaitu tenaga listrik.

Sekarang bagaimana jika kita ingin membuktikan adanya tenaga listrik. Kita ambil contoh pertama-tama sediakan penggaris mika. Penggaris mika itu yang bahannya sintetis atau plastik. Berikutnya sediakan suatu kain wol. Berikutnya sediakan sobekan kertas kecil-kecil. Langkah berikutnya gosokan penggaris itu berulang-ulang ke kain wol, setelah penggaris digosokan, selanjutnya penggaris itu ditaruh  diatas kertas yang tadi. Ketika penggaris ditaruh diatas kertas tadi, pasti kertas-kertas kecil itu akan tertarik oleh penggaris. Sehingga kertas-kertas itu akan menempel dipenggaris itu. Peristiwa menempelnya kertas ke penggaris adalah sebagai bukti adanya tenaga listrik atau muatan listrik. Tenaga listrik ini lebih besar daripada tenaga grafitasi.

Di dalam inti atom, elektron itu sifatnya menjalnkan suatu tenaga listrik. Jadi, elektron mempunyai muatan listrik. Boleh kita mengatakan elektron sebagai suatu pembawa muatan. Selain elektron yang mempunyai muatan listrik, inti atom juga sifatnya menjalankan tenaga listrik. Jadi Inti atom juga memiliki muatan listrik.

Elektron dan inti atom sama-sama memiliki muatan listrik. Jika elektron-bertemu dengan elektron maka akan tolak-menolak. Jika inti atom bertemu inti atom maka akan tolak menolak juga. Tetapi jika elektron bertemu dengan inti atom maka akan tarik menarik. Kenapa bisa terjadi demikian? Karena kalau muatanya sama saling bertemu maka akan tolak menolak, tetapi jika mutannya berbeda dan bertemu maka akan tarik menarik. Muatan inti atom disebut muatan positif, sedangkan muatan elektron disebut muatan negatif.

Mungkin anda pernah mendengar atom hidrogen. Sebenanya apasih atom hidrogen itu? Atom hidrogen adalah atom yang memperlihatkan susunan yang paling sederhana. Maksud dari susunan yang paling sederhana adalah bahwa atom hidrogen itu tersusun atas sebuah elektron dan sebuah proton atau biasa juga disebut inti atom. Sekarang mungkin dibenak anda ada pertanyaan apakah yang di sebut muatan elementer? Muatan elementer adalah elektron sebagai pembawa muatan listrik terkecil.



No comments:

Post a Comment