Thursday, 3 September 2015

Memahami Unsur Instrinsik Teks Cerita Pendek (Cerpen) dengan Mudah

Kalau anda ingin mempelajari lebih dalam tentang teks ceita pendek, maka anda termasuk orang yang gemar memperdalam ilmu. Teks cerita pendek adalah cerita yang mengansyikan apabila dibaca oleh seorang yang hobi membaca cerita pendek. Kegunaan cerita pendek sangat banyak, antara lain yang paling di sukai dari manfaat membaca cerita pendek adalah untuk mengembangkan imajinasi si pembaca cerita pendek tersebut. Untuk mengetahui isi dari cerita pendek tersebut ada hal-hal yang perlu di perhatikan, antara lain kita harus mengetahui unsur intrinsik cerita pendek. Berikut ini akan dipaparkan unsur intrinsik teks cerita pendek. Unsur intrinsik teks cerita pendek yaitu:

1.       Tema

Tema itu terdapat di dalam unsur instrinsik teks cerita pendek. Tema adalah ide pokok sebuah cerita. Ide pokok ini diyakini dan dijadikan sumber cerita. Cerita pendek pasti ada temanya. Tema dalam cerita pendek banyak sekali. Misalnya: pendidikan, kesehatan, politik, budaya, hukum, sosial, dan lain-lainnya.


2.       Tokoh

Tokoh merupakan orang yang diceritakan dalam cerita. Tokoh ini mengambil peran dalam cerita. Di dalam certia pendek tokoh itu bermacam-macam. Macam-macam tokoh dalam cerita pendek yaitu, yang pertama adalah tokoh protagonis. Tokoh protagonis adalah tokoh utama pada cerita. Yang kedua adalah tokoh antagonis. Tokoh antagonis adalah tokoh penentang. Selain pengertian itu, tokoh antagonis juga bisa berarti lawan dari tokoh utama. Jenis tokoh dalam cerita pendek yang ketiga adalah Tokoh tritagonis. Tokoh tritagonis adalah tokoh yang menjadi penengah dari tokoh utama dan tokoh lawan.

3.       Alur

Alur sama dengan plot. Definisi alur adalah susunan peristiwa. Selain itu alur juga bisa berarti kejadian yang membentuk sebuah cerita. Jika kita membahas masalah alur, maka ternyata alur itu dibagi menjadi tiga, yaitu:

v   Alur maju

Alur maju adalah rangkaian peristiwa yang urutanya sesuai dengan urutan waktu kejadian. Selain itu definisi alur maju juga bisa berarti cerita yang bergerak ke depan terus.

v   Alur mundur

Alur mundur adalah cerita yang bergerak mundur atau flashback. Selain definisi itu, alur mundur juga bisa berarti rangkaian peristiwa yang susunannya tidak sesuai dengan urutan waktu kejadian.

v   Alur Campuran

Alur campuran adalah campuran antara alur maju dan alur mundur. Di dalam alur campuran ini ceritanya bervariasi alurnya, kadang memakai alur maju kadang juga memakai alur mundur.

4.       Perwatakan

Perwatakan adalah karakter seseorang tokoh atau menggambarkan watak. Cara mengetahui karakter seorang tokoh di dalam sebuah cerita pendek yaitu kita dapat melihat dari tiga segi, yaitu melalui penggambaran fisik tokoh, melalui penjelasan tokoh, dan melalui dialog tokoh.

5.       Latar

Latar nama lainnya adalah setting. Latar adalah tempat, waktu, suasana yang terdapat dalam cerita. Latar di dalam cerita pendek sangat penting sekali. Dengan adanya latar, maka kita dapat mengetahui di mana tempatnya cerita pendek itu, kita dapat mengetahi waktu terjadinya cerita pendek itu, selain itu kita dapat mengetahui suasana cerita pendek itu.

6.       Nilai didik

Nilai didik nama lainnya adalah amanat. Amanat adalah pesan yang ingin disamapaikan pengarang melalui cerita. Amanat juga bisa berarti nasihat yang ingin di sampaikan kepada penikmat karya satra. Amanat sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan adanya amanat yang baik, maka penikmat karya sastra akan menjadi makluk yang baik, karena sudah diberi nasihat melalui karya satra cerita pendek tersebut.

7.       Sudut Pandang


Sudut pandang merupakan teknik yang dipilih penulis untuk menyampaikan ceritanya. Definisi yang lain dari sudut pandang adalah cara penulis menempatkan dirinya di dalam cerita. Sudut pandang jenisnya bermacm-macam. Macam-macam sudut pandang antara lain yaitu, sudut pandang orang pertama tunggal, sudut pandang orang pertama jamak, sudut pandang orang kedua, sudut pandang orang ketiga tunggal, sudut pandang orang ketiga jamak, dan sudut pandang campuran.

No comments:

Post a Comment