Thursday, 27 August 2015

Struktur Teks Cerita Pendek

Kalau kita berbicara teks cerita pendek, maka kita pasti tidak lepas dari yang namanya struktur teks cerita pendek. Di dalam cerita pendek, struktur teks cerita pendek memegang peranan penting sekali. Sebab kalau di dalam cerita pendek tidak ada struktur teks cerita pendek maka cerita pendek itu tidak lengkap. Baiklah kita sekarang akan membahas struktur teks cerita pendek. Struktur teks cerita pendek antara lain:


1.       Abstrak

Abstrak adalah paragraf pertama teks cerita pendek yang megesankan. Seandainya anda membaca teks cerita pendek dan di dalam teks cerita pendek itu paragraf pertamanya itu mengesankan, maka teks cerita pendek itu sudah memenuhi struktur teks cerita pendek yaitu abstrak. Paragraf pertama yang mengesankan maksudnya baik dari segi isi maupun gaya bahasa.


2.       Orientasi

Orientasi adalah latar belakang peristiwa atau bagian yang menunjukan awal kejadian cerita. Di bagian orientasi ini bisanya penulis bercerita dengan terperinci. Jadi penikmat karya sastra cerita pendek ini akan mengetahui secara terperinci tentang cerita itu. Pembaca akan mengetahui latar belakang terjadiya peristiwa di dalam cerita pendek itu.

3.       Komplikasi

Komplikasi adalah kondisi saat mulai timbul konflik antara tokoh utama dan tokoh yang lain. Masalah atau konflik itu perlahan-lahan menaik sampai klimaks. Komplikasi di dalam teks cerita pendek sangat penting sekali. Karena di dalam komplikasi ini masalah perlahan-lahan akan berkembang menuju klimaks. Kalau anda pernah menaiki gunung maka di gunung itu ada jalan yang miring untuk menuju ke puncak. Biasanya bagi anda yang pemula lagi memanjat gunung anda akan berat mendaki gunung itu dengan bersusah payah. Karena jalan itu menuju puncak. Tetapi kalau anda sudah terbiasa memanjat gunung maka anda akan terbiasa meanaiki lereng pegunungan tersebut. Jadi intinya bagian komplikasi ini adalah bagian yang mulai timbul masalah antara tokoh utama dan tokoh yang lain.

4.       Resolusi

Resolusi adalah kondisi saat masalah mengarah pada putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh tokoh utama. Pada bagian resolusi ini tiap pelaku menyadari perannya hingga mengarah pada evaluasi. Dibagian resolusi ini hampir menuju evaluasi. Berbicara hampir menuju evaluasi maka di dalam resolusi ini masalah megarah pada putusan. Resolusi di dalam teks certia pendek ini perannya sangat penting sekali, karena jika cerita pendek itu tidak ada resolusi maka cerita pendek itu kurang lengkap. Jadi kalau anda akan menulis cerita pendek maka diharapkan bagian resolusi ini jangan sampai di hilangkan.

5.       Evaluasi

Evaluasi adalah bagian tiap tokoh mengevaluasi konflik yang terjadi supaya tidak berulang. Kalau kita berbicara evaluasi maka kita ingat pada waktu sekolah. Pada waktu sekolah pasti di akhir semester ada yang namanya evaluasi. Evaluasi nama lainya adalah tes. Tes nama lainya ujian. Nama tes atau ujian itu kita kenal pada waktu kita sekolah dulu. Biasaya kalau mau tes atau ujian anak-anak sekolah mempersiapkan dengan cara belajar yang tekun. Di dalam cerita pendek bagian evaluasi ini sangat penting sekali. Dengan adanya evaluasi maka di dalam cerita pendek masalah yang ada tidak akan berualang-ulang.

6.       Koda


Koda adalah situasi unik yang digambarkan berupa akhir cerita. Koda di dalam cerita pendek itu perannya sangat penting sekali. Koda di dalam cerita pendek itu ada yang berakhir dengan kesedihan ataupun kegembiraan. Kadang ada seseorang yang setelah selesai membaca cerita pendek ada yang sedih dan bahkan menangis, itu karena bagian kodanya berakhir dengan kesedihan. Tapi ada juga seseorang yang setelah selesai membaca cerita pendek orang itu senang, ceria dan bahkan ada yang tertawa, itu karena cerita pendek di bagian kodanya berakhir dengan kegembiraan. 

No comments:

Post a Comment