Tuesday, 18 August 2015

Pengertian Anekdot dan Struktur Teks Anekdot

Ada siswa anak Sekolah Menengah Kejuruan kelas X bertanya kepada gurunya. “Pak guru, apa pengertian anekdot itu?” kata anak itu. Pak guru menjawab, “Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang-orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya”. Lalu siswa itu menjawab, “Trimakasih pak.”


Dari contoh penggalan tersebut nampak sekali bahwa pengertian anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang-orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Sebenarnya pengertian anekdot tidak hanya itu, pengertian anekdot yang lain misalnya, anekdot adalah sebuah teks yang berisi pengalaman seseorang yang tidak biasa. Selain pengertian anekdot tersebut, masih ada pengetian anekdot yang lainnya.


Pengertian anekdot memang banyak. Intinya bahwa teks anekdot itu bertujuan menghibur. Selain teks anekdot bertujuan untuk mengibur, teks anekdot juga berisi pengalaman seseorang yang tidak biasa.

Teks anekdot yang baik itu harus mengandung struktur teks anekdot. Struktur teks anekdot itu mengandung lima bagian. Bagian-bagian dalam struktur teks anekdot itu harus urut. Struktur teks anekdot antara lain: Abstrak, Orientasi, Krisis, Reaksi, dan koda.

Sekarang kita akan membahas pengertian masing-masing struktur teks anekdot tersebut. Kita mulai dari abstrak. Mungkin anda sudah tahu apa pengertian dari abstrak. Sebenarnya di dalam struktur teks anekdot bahwa pengertian abstrak adalah bagian di awal paragraf yang berfungsi memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya abstrak ini terletak di awal paragraf. Selain itu bagian abstrak ini biasanya menunjukkan sesuatu yang unik yang akan diutarakan dalam sebuah teks.

Bagian dari struktur teks anekdot yang kedua adalah orientasi. Mungkin anda sudah tahu apa itu pengertian orientasi? Sebenarnya pengertian dari orienstasi adalah bagian yang menunjukan awal kejadian cerita. Selain pengertian tersebut, orientasi juga bisa diartikan sebagai latar belakang terjadinya peristiwa. Di dalam bagian orientasi ini biasanya penulis bercerita dengan rinci. Bagi yang baru membaca teks anekdot, maka pembaca itu akan bisa mengetahi latar belakang terjadya peristiwa itu.  Karena di dalam bagian orientasi ini akan di jabarkan secara rinci teks anekdot tersebut.

Bagian dari struktur teks anekdot yang ke tiga adalah krisis. Di dalam strukur teks anekdot yang dimaksud krisis adalah bagian yang menjadi hal atau masalah unik pada si penulis atau orang yang di ceritakan. Bisa juga kita katakan bahwa krisis adalah bagian yang tidak biasa terjadi pada si penulis atau orang yang di ceritakan.

Bagian dari struktur teks anekdot yang ke empat adalah reaksi. Pengertian reaksi di dalam struktur teks anekdot adalah bagian yang berisi cara penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang muncul pada bagian krisis tadi.

Bagian dari struktur teks anekdot yang ke lima adalah koda. Di dalam struktur teks anekdot, pengertian koda adalah bagian akhir dari cerita unik tersebut. Di dalam koda bisa juga dengan memberikan kesimpulan tentang peristiwa yang dialami penulis atau seorang yang di tulis.


Pembahasan di atas tadi adalah membahas masalah pengertian anekdot dan struktur teks anekdot. Materi ini sangat membantu sekali pada mereka yang membutuhkan pengertian anekdot dan sruktur anekdot. Ada juga yang mengatakan bahwa anekdot itu sama dengan plesetan. Plesetan ini maksudnya arti tidak sebenarnya dan sifatnya untuk menghibur. Misalnya plesetan KUHP. Arti plesetan KUHP adalah Kasih Uang Habis Perkara. Itu arti plesetan atau humor atau arti yang salah. Sedangkan arti KUHP yang benar adalah Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

No comments:

Post a Comment