Thursday, 20 August 2015

Ciri-ciri Cerita Pendek

Kalau kita mendengar cerita pendek maka di telinga kita sudah tidak asing lagi. Cerita pendek memang cerita yang menyenangkan apabila di tulis. Dengan kita menulis cerita pendek maka kita bisa mengungkapkan perasaan kita. Kita bisa mencurahkan apa yang ada dalam benak kita. Dengan kita menulis cerita pendek maka kemampuan imajinasi kita berkembang. Imajinasi sangat penting dalam kehidupan kita. Menulis cerita pendek adalah kegiatan yang menyenangkan. Selain kegiatan menyenangkan, menulis cerita pendek juga bisa mengasah kemampuan kreativitas pikiran kita. Ternyata menulis cerita pendek itu mudah. Kalau anda ingin menulis cerita pendek maka sebaiknya di lakukan dengan senang hati. Hati yang senang  maka kita melakukan kegiatan menulis dengan suka cita dan tanpa ada paksaan menulis dari pihak manapun. Di dalam cerita pendek ada ciri-ciri yang harus kita ketahui supaya kita lebih paham tentang cerita pendek.


Berikut adalah ciri-ciri sebuah cerita pendek :


1.       Tulisannya singkat.

Cerita pendek wujud tulisannya singkat. Selain singkat,  tulisan di dalam cerita pendek juga harus padat. Di dalam cerita pendek, panjang tulisannya tidak boleh lebih dari novel. Kalau tulisannya singkat pasti banyak orang yang suka dengan cerita pendek. Karena dengan menulis cerita pendek tidak membutuhkan waktu yang tidak lama sekali.

2.       Tulisan didalam cerita pendek kurang dari 10.000 kata

Mungkin ada seseorang yang bingung dengan berapa jumlah kata dalam menulis cerita pendek. Sebenarnya di dalam cerita pendek jumlah kata-katanya itu kurang dari 10.000 kata. Terus mungkin ada pertanyaan, berapa minimal jumlah kata kalau kita menulis cerita pendek? Kalau untuk jawaban minimal berapa kata untuk menulis cerita pendek, maka jawabanya tergantung pada situasi dan kondisi cerita itu. Biasanya minimal 500 kata atau 750 kata tergantung dari cerita pendek tersebut.

3.       Sumber cerita di dalam cerita pendek adalah dari kehidupan sehari-hari

Kehidupan sehari-hari ternyata bisa dijadikan sebagai sumber cerita. Kehidupan sehari-hari itu maksudya pengalaman sendiri maupun pengalaman orang lain. Misalnya pengalaman dulu waktu kecil yang menarik, itu bisa di jadikan sumber cerita pendek. Atau pengalaman orang lain yang menarik juga bisa di jadikan sebagai sumber cerita pendek.

4.       Tidak menggambarkan seluruh kehidupan pelakunya

Di dalam cerita pendek tidak menggambarkan seluruh kehidupan pelakunya. Kenapa di dalam cerita pendek tidak menggambarkan seluruh kehidupan pelakunya, karena di dalam cerita pendek hanya mengangkat masalah tunggal atau sarinya saja.

5.       Cerita pendek bisa dibaca sekali duduk saja.

Maksud dari cerita pendek bisa dibaca sekali duduk saja adalah bahwa cerita pendek itu habis dibaca sekali duduk. Jadi dengan sekali duduk kita bisa menyelesaikan bacaan cerita pendek tersebut. Selain cerita pendek habis dibaca sekali duduk, cerita pendek juga mengisahkan sesuatu yang berarti bagi pelakunya.

6.       Di dalam cerita pendek tokoh-tokohnya dilukiskan mengalami masalah sampai pada solusinya

Cerita pendek memang tokoh-tokohnya melukiskan mengalami masalah sampai pada solusinya. Misalkan masalahnya tentang putus sekolah, maka solusinya harus dicari penyebab kenapa dia putus sekolah. Dengan kita mengetahui penyebabnya maka jalan keluarnya akan kita temukan.

7.       Di dalam certita pendek Pemakaian kata-katanya sangat ekonomis

Cerita pendek biasanya menggunakan kata-kata yang ekonomis. Selain itu di dalam cerita pendek kata-katanya biasanya sudah familiar di kalangan masyarakat. Sehingga masyarakat kalau membaca cerita pendek tersebut akan langsung paham dan tidak membuat pembaca bingung memahami kata-kata yang sulit.

8.       Cerita pendek meninggalkan kesan mendalam

Biasanya selesai membaca cerita pendek, maka sang pembaca akan mendapat kesan yang mendalam. Selain setelah membaca cerita pendek dapat meninggalkan kesan mendalam, ternyata setelah membaca cerita pendek juga dapat mebuat efek pada perasaan pembaca.

9.       Cerita pendek ceritanya menceritakan satu peristiwa dari terjadinya perkembangan jiwa dan krisis

Di dalam cerita pendek ceritanya memang menceritakan satu peristiwa dari terjadinya perkembangan jiwa dan krisis, tetapi di dalam cerita pendek tidak sampai menimbulkan perubahan nasib.

10.     Cerita pendek beralur tunggal dan beralur lurus

Di dalam cerita pendek alurnya tunggal, Sehingga pembaca mudah memahami. Selain cerita pendek beralur tunggal, cerita pendek juga beralur lurus.

11.     Cerita pendek penokohannya sangat sederhana

Di dalam cerita pendek penokohannya sangat sederhana. Selain sederhana di dalam cerita pendek penokohannya singkat, selain sederhana dan singkat di dalam cerita pendek penokohannya tidak mendalam.




No comments:

Post a Comment