Sunday, 26 July 2015

Cerita Pendek (Cerpen) Remaja Buka Puasa Bersama

Pada suatu hari angin bertiup sepoi-sepoi. Suara jangkrik kian bersambutan seperti lagu melodi. Hati gundah kelana melamun dalam renungan. Suara detik jarum jam menambah suasana sunyi. Ketika itu ada seorang remaja yang ingin mencari suatu kesenangan sambil merayakan indahnya bulan suci romadon. Sebut saja remaja itu bernama Adi. Adi dan temanya yang bernama Edo punya suatu rencana yang cukup membuatnya gembira. Rencana itu simpel saja, tidak muluk-muluk seperti remaja-remaja yang lain. Suatu malam yang sunyi itu kebetulan malam minggu. Adi berusia tujuh belas tahu, dan Edo juga sama usianya yaitu tujuh belas tahun. 

Adi dan Edo sama-sama belum punya pacar, sehingga dia ingin merencanakan sesuatu acara yang menggembirakan. Acara itu ternyata adalah mereka ingin melaksanakan buka puasa bersama. 



Acara yang baik sekali bukan. Mereka bediskusi sepakat untuk melaksanakan buka bersamanya besok harinya. Teman-teman yang lain secara tiba-tiba datang dan menemui mereka berdua. Kebetulan perkumpulan para remaja itu berada di rumah Adi. Semakin malam tetapi di rumah Adi semakin rame karena banyak teman-teman Adi yang berdatangan. Genap sepuluh remaja yang di rumah Adi, sehingga cerita sampai larut malampun tidak terasa. Ada yang mengobrol masalah sepak bola, ada yang mengobrol masalah sekolah, ada yang mengobrol masalah pekerjaan, ada yang mengobrol masalah pacar dan banyak lagi yang lainya. Mereka semua mengobrol sambil di suguhi kacang atom, roti bakpia, kripik singkong dan minumnya air putih. Suasana semakin malam jadi ibunya Adi pun membuatkan kopi panas. Jarum jam sudah menunjukan pukul satu, ada salah satu teman Adi yang minta izin pulang karena sudah merasa mengantuk sekali. Ada juga teman Adi lagi yang minta izin pulang karena juga merasa ngantuk. Suana semakin asyik, ada yang sambil main catur. Salah satunya edo. Edo memang jago bermain catur. Edo sejak kecil hobi bermain catur. Adi juga pandai bermain catur. Adi dan Edo sama-sama pintar bermain catur. Tidak terasa jarum jam menunjuk pukul tiga malam. Teman-teman Adi pada pulang untuk melaksanakan sahur di rumah masing-masing. Adi juga makan sahur di rumahnya sendiri. Adi sahurnya sama ikan nila. Kesukaan Adi memang ikan Nila. Adi makan Nasi sama makan ikan nila dengan begitu lahap sekali. Setelah adi sahur, adi tidur sebentar. Setelah Adi mendengar azan subuh, adi bangun terus melaksanakan solat subuh. Adi langsung jamaah solat subuh di masjid yang tidak begitu jauh dari rumahnya. Setelah solat subuh, Adi pulang kerumah dan Adi istirahat kembali. Adi tidur dengan nyenyak sekali, karena malam harinya Adi dan teman-teman Adi bergadang sampai larut malam. Adi bangun tidur jam Sepuluh siang, terus Adi mandi supaya badanya segar dan semangat. Di siang harinya teman-teman berdatangan ke rumahnya Adi. Mereka semuanya melaksanakan puasa. Mereka kembali berdiskusi seperti tadi malam yaitu tentang rencananya buka puasa nanti sorenya. Mereka semua sepakat untuk melaksanakan buka puasa bersama nanti sore setelah magrib. Teman-teman Adi terus pada pulang kerumah masing-masing untuk mempersiapkan nanti buka bersama. Teman-teman Adi dan Adi berkumpul jam empat sore. Mereka melakukan konvoi sepeda motor yang agak jauh dari tempat tinggal Adi. Tepat pukul lima mereka semua sampai di tempat acara untuk berbuka puasa nanti. Sambil nunggu waktu sebentar lagi buka puasa, mereka ngobrol-ngobrol yang asyik-asyik. Waktu terus berjalan dan menunjukan waktu magrib. Setelah magrib, mereka semua berbuka puasa bersama. Mereka semua menikmati asyiknya berbuka puasa bersama. Setelah mereka menikmati buka puasa bersama, mereka selanjutnya sama-sama melaksanakan solat magrib bersama. Setelah solat magrib bersama, mereka pulang bersama-sama. Dan alhamduliah sampailah di rumah masing-masing dengan selamat semua. Adi dan kawan-kawan memang bisa di cadikan contoh remaja yang melakukan rencana baik yaitu buka puasa.


No comments:

Post a Comment