Sunday, 26 July 2015

Cerita Pendek (Cerpen) Pantai Suwuk Indah

Di saat hari yang cerah, hati pun ikut cerah. Tidak ada rasa gundah maupun gelisah. Semua suasana suka dan cita. Begitulah gambaran hati Dedi. Dedi pemuda yang baru menginjak umur dua  puluh tahun itu, memandang langit yang cerah. Suara kicau burung saling bersahutan membuat suasana menjadi meriah. Sesekali Dedi terlelap tidur karena ke asyikan menikmati sasana yang indah. Tono tiba-tiba datang menemui Dedi. 

Tono menanyakan Dedi sedang apa. Dan Dedi menjawabnya dengan jawaban sedang melamun. “Tidak baik melamun Dedi”, Kata Tono. “Kenapa Tono?” Kata Dedi. “Melamun itu jangan tinggi-tinggi nanti jatuhnya sakit” Kata Tono. “Iya Tono, saya melamunya tidak tinggi-tinggi kok, saya Cuma membayangkan suasana yang indah”, kata Dedi. “Ow,,,gitu ya”, Kata Tono. Dedi dan Tono pada saat itu sama-sama asyik mengobrol. 


Keduanya memang sudah berteman sejak kecil, jadi baik dedi maupun tono sudah saling memahami. Dedi dan Tono mengobrolnya sambil makan kacang kulit yang di goreng. Keduanya makan tak terasa menghabiskan satu wadah. Dedi mengambilkan minuman air putih. Keduanya minum air putih. Pada saat keduanya mengobrol itu, jarum jam masih menunjukan jam setengah delapan. Keduanya ngobrol tentang pantai suwuk. Keduanya berencana akan pergi ke pantai suwuk. Dedi dan tono sepakat untuk pergi ke suwuk jam sembilan pagi hari itu juga. Jarum jam sudah menunjuk pukul sembilan, akhirnya dedi dan tono berangkat bersama memakai sepeda motor menuju ke pantai suwuk. Sebelum berangkat mereka berdua berdoa dulu supaya di beri keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan. Dedi dan tono boncengan pakai sepeda motor dedi. Dedi yang di depan dan tono yang di belakang. Dedi memang lebih pandai dan terbiasa menggunakan sepeda motor miliknya dedi sendiri. Mereka berdua di perjalanan tidak terburu-buru. Mereka berdua di perjalanan santai dan sambil menikmati perjalanan. Memang pemandangan di sepanjang jalan sangat indah. Banyak sawah-sawah, pepohonan dan lain-lain. Dedi dan Tono membutuhkan waktu kurang lebih dua jam dari rumah dedi sampai ke pantai suwuk. Dua jam telah berlalu dan akhirnya Dedi dan Tono sampailah di Pantai Suwuk. Mereka berdua sangat terkejut karena melihat begitu indahnya pantai suwuk itu. Di pantai suwuk pengunjungnya sangat banyak sekali. Manusia berbeda-beda wajahnya silih berganti di depan Dedi dan tono. Sepeda montornya milik pengunjung sangat banyak sekali. Tidak hanya sepeda motor, mobil juga banyak sekali. Di panti suwuk dedi dan tono pergi ke kebun binatangnya untuk melihat-lihat biantang. Disitu banyak sekali binatangnya. Setelah pergi ke kebun biantang, selanjutnya dedi dan tono menuju ke hiburan yang lain, yaitu undar-undar. Dedi dan tono naik undar-undaran. Mereka berdua menikmati sekali ketika undar-undaranya di ayun-ayun. Setelah naik undar-undaran, selanjutnya dedi dan tono menuju ke hiburan naik kapal. Hiburan naik kapal ini caranya hampir sama dengan undar-undaran, yaitu dengan cara di ayun-ayun juga. Setelah itu, dedi dan tono menuju ke pesawat. Di suwuk ada pesawat yang berhenti dan besar sekali. Tujuan peawat itu yaitu untuk hiburan juga. Dedi dan tono naik pesawat itu. Di dalam pesawat itu dedi dan tono menyaksikan film tiga dimensi yang di putar oleh petugasnya. Setelah masuk ke pesawat, selanjutnya dedi dan tono cuci tangan dan membasuh wajah dengan air laut. Dedi dan tono sangatlega sekali karena sudah menikmati hiburan di pantai suwuk yang indah. Setelah dedi dan tono menikmati hiburan semua yang ada di pantai suwuk , selanjutnya dedi dan tono memutuskan untuk pulang ke rumah. Setelah dedi dan tono sampai di rumah, mereka besyukur karena telah di beri kesempatan mengunjungi pantai suwuk yang indah dan nyaman.   


No comments:

Post a Comment