Sunday, 26 July 2015

Cerita Pendek (Cerpen) Kangkung

Mentari pagi sungguh indah di lihat mata. Dikala itu aku terbuai dalam halusinasi keindahanya. Aku mencoba keluar dari rumah, dan ingin mencari keringat. Aku lari pagi sambil menghirup udara pagi yang segar dan bersih. Aku lari kurang lebih sepuluh kilometer. Aku berlari baru sebentar tetapi keringatku sudah seperti keluar semua. Aku merasa sehat, segar dan semangat. Di jalan juga banyak yang lari-lari pagi. Karena banyak orang-orang berpendapat bahwa lari pagi memang baik untuk kesehatan. Dikala itu aku di jalan pada saat lari pagi aku bertemu teman aku yang bernama Jono. Kebetulan sekali aku dan jono lari bersama-sama. Memang betul kalau lari-lari pagi dilaksanakan secara bersama-sama maka walaupun larinya jauh tetap tidak merasa capek. 

Memang itu sudah aku rasakan ketika aku berlari pagi dengan Jono pada saat itu. Aku di jalan sambil menggerak-nggerakan tubuh supaya semua otot tubuh bergerak semua. Kalau otot tubuh bergerak semua maka badan akan merasa segar. 


Aku dan jono lari-lari paginya kurang lebih membutuhkan waktu empat puluh lima menit. Ketika itu cuacananya memang sangat mendukung. Iklimnya cerah sekali. Ketika aku sudah sampe di rumah, Jono pun sudah sampe di rumah juga, karena rumah aku dan rumah jono berdekatan. Aku sesampai di rumah, nasi untuk sarapan pagi sudah matang. Ibu aku memang kalo menanak nasi itu pagi sekali. Ketika aku akan melihat sayurnya, ternyata sayurnya belum ada. Ibu aku menyuruh aku membeli sayur kangkung. Aku pun bergegas membeli sayur kangkung di warung dekat rumah aku. Aku beruntung, karena sesampe aku di warung itu, sayur kangkungnya masih banyak dan segar-segar semua. Aku membeli seperlunya saja. Sesudah membeli kangkung, aku terus mengasihkan kangkung itu ke ibu aku. Kemudian ibu aku memasak kangkung itu. Ketika ibu aku memasak kangkung itu, aku mandi pagi dulu supaya tubuh aku segar. Aku mandinya memakai sabun yang wangi supaya bau badan ku wangi juga. Selesai mandi aku siap-siap untuk makan. Ketika aku mengecek di dapur ternyata sudah siap semua. Nasinya sudah matang, tempenya sudah matang, dan sayur kangkungnya pun sudah matang. Lalu aku makan pagi. Aku makan pagi dengan nasi, tempe dan sayur kangkung. Aku sarapan paginya tidak tergesa-gesa, aku menikmati setiap kunyahan makanan. Aku rasakan betul betapa nikmat sayur kangkung itu. Aku makan pagi membutuhkan waktu kurang lebih lima belas menit. Setelah aku selese makan pagi, terus aku minum air putih hangat. Setelah aku minum air putih hangat terus aku duduk di kursi. Aku duduk setelah makan pagi itu tubuh aku merasa sehat, segar dan bersemangat. Memang betul kata teman aku yang kuliah di ilmu kesehatan bahwa kalau makan sayur kangkung itu memang baik untuk kesehatan. Sayur kangkung kata teman aku yang kuliah di ilmu kesehatan gunanya antara lain untuk menambah darah. Kangkung memang dikalangan masyarakat sudah sangat familiar sekali. Sehingga kangkung adalah makanan yaang sudah melekat di hati masyarakat. Aku pada waktu itu duduk sambil makan kripik singkong. Sambil menonton acara televisi. Acara televisinya pada saat itu adalah berita. Aku suka nonton berita. Karena dengan nonton berita pengetahuan kita akan bertambah banyak. Dengan nonton berita maka kita dapat mengetahui peristiwa terkini di dalam negeri maupun di luar negeri. Sekarang semua stasiun televisi sudah memiliki acara berita masing-masing. Aku pasti setiap hari menyempatkan menonton berita supaya pengetahuan aku banyak.

No comments:

Post a Comment